Laporan dari Singapura

Masalah HAM Jadi Agenda Pertemuan Trump-Kim Selanjutnya

Marcheilla Ariesta 12 Juni 2018 18:27 WIB
kim jong-undonald trumpAmerika Serikat-Korea Utara
Masalah HAM Jadi Agenda Pertemuan Trump-Kim Selanjutnya
Pertemuan bersejarah antara Kim Jong-un dan Donald Trump di Singapura 12 Juni 2018 (Foto: AFP).
Singapura: Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan masalah hak asasi manusia (HAM) telah dibahas dengan Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un. Meski demikian, isu tersebut akan dibahas lebih lanjut di masa mendatang.
 
"Saya mendapat banyak panggilan, surat, cuitan Twitter dari mereka, warga Korea Selatan, yang menginginkan anak-anak, ayah, ibu dan kerabat mereka kembali usai tertangkap dalam perang yang benar-benar brutal," ucap Trump dalam jumpa pers di Hotel Capella, Singapura, Selasa 12 Juni 2018.
 
Dia berjanji akan membawa sebanyak 6.000 warga tersebut kembali ke keluarga mereka.
 
Catatan HAM dibahas secara singkat dalam pertemuan Trump dengan Kim di Singapura. Meski demikian, dia berjanji akan melanjutkan pembahasan tersebut dalam pertemuan selanjutnya.
 
"Kami belum menyerah, kami sepakat untuk bertemu (lagi) dan pertemuan itu harus lebih baik bagi Korea Utara dan Amerika Serikat. Saya membuat komitmen besar," imbuh Trump.
 
Perang Korea telah membuat dua negara bersaudara itu terpisah. Korut dianggap mengancam kedamaian di Semenanjung Korea dengan membentuk program nuklir.
 
Meski demikian, hari ini di Singapura, Korut sepakat untuk melakukan denuklirisasi lengkap. Hal tersebut diharapkan dapat membawa perdamaian bagi kedua Korea sehingga masyarakat dapat hidup berdampingan dengan damai.

 
 



(FJR)