Lava mengalir dari gunung Kilauea di Big Island, Hawaii, 21 Mei 2018. (Foto: AFP/Getty/MARIO TAMA)
Lava mengalir dari gunung Kilauea di Big Island, Hawaii, 21 Mei 2018. (Foto: AFP/Getty/MARIO TAMA)

Lava Gunung Kilauea Ancam Pembangkit Panas Bumi Hawaii

Internasional gunung berapi
Willy Haryono • 22 Mei 2018 13:49
Puna: Lava dari erupsi gunung berapi Kilauea di Big Island, Hawaii, Senin 21 Mei 2018, mulai memasuki area pembangkit listrik tenaga panas bumi. Para pekerja berusaha menghentikan operasional pembangkit demi mencegah bocornya sejumlah gas beracun.
 
Ini merupakan ancaman terbaru di tengah erupsi Kilauea, yang dinilai pakar geologi sebagai peristiwa terburuk dalam 100 tahun terakhir terkait gunung berapi paling aktif di dunia.
 
Pembangkit PGV, yang menghadirkan 25 persen dari total listrik di Big Island, telah ditutup setelah erupsi Kilauea dimulai pada 3 Mei. Sekitar 227 ribu liter lebih bahan kimia pentana yang mudah terbakar di PGB telah direlokasi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Juru bicara Hawaii County Janet Snyder mengatakan lava tersebut telah memasuki area PGV sejak Senin pagi waktu setempat. Aliran lava tertahan sebuah tanggul sehingga tidak dapat masuk ke area pembangkit.
 
Seperti dikutip dari news.com.au, Snyder menyebut aliran lava itu tertahan sekitar 274 meter dari area berbahaya di PGV.
 
Selama ini PGV memanfaatkan panas bumi dari Kilauea untuk menghasilkan energi listrik. Sejumlah sumur bawah tanah menyalurkan uap dan cairan panas dari Kilauea, dan energinya digunakan untuk menghidupkan turbin PGV.
 
Para pekerja kini berusaha menutup tiga sumur bawah tanah PGB, yang terletak di kedalaman 1.829 hingga 2.438 meter.
 
Kilauea, salah satu gunung berapi teraktif di dunia, terus mengalami erupsi sejak 35 tahun terakhir. Aliran lava dari kawah gunung itu telah meliputi area seluas 125 km per segi.
 

 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi