Marah, Trump Inginkan Pelaku Penembakan Sinagoga Dieksekusi
Presiden AS Donald Trump berikan penjelasan terkait penembakan di Pittsburgh. (Foto: AFP).
Pittsburgh: Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyerukan hukuman mati bagi siapa pun yang berada di balik penembakan sinagoge yang mematikan di Pittsburgh.
 
Baca juga: Tersangka Penembakan Pittsburgh Posting Pesan Antisemit.
 
Trump berbicara kepada wartawan setelah insiden itu sebelum naik ke pesawat kepresidenan Air Force One pada Sabtu 27 Oktober waktu AS. Dia katakan kejadian itu tidak ada kaitannya dengan undang-undang senjata api dan tragedi itu mungkin bisa dicegah jika mereka yang berada di lokasi memiliki perlindungan lebih.
 
"Saya pikir satu hal yang harus kita lakukan adalah kita akan menegakkan hukum kita dengan senjata dengan hukuman mati," ujar Trump, seperti dikutip dari Evening Standard, Minggu, 28 Oktober 2018.
 
"Ketika orang melakukan ini, mereka harus mendapatkan hukuman mati," serunya.
 
Dia mengatakan, bisa menjadi pilihan bagi sinagoga dan gereja untuk memiliki penjaga bersenjata.
 
Beberapa orang tewas setelah pria bersenjata itu melepaskan tembakan ke sinagoge selama upacara pemberian nama bayi di AS. Insiden itu terjadi di Tree of Life Synagogue di perumahan Squirrel Hill di Pittsburgh pada Sabtu.
 
Baca juga: Trump Kecam Tindakan Kebencian di AS.
 
Media AS melaporkan 11 orang tewas dan enam lainnya terluka, meskipun belum ada pernyataan resmi. Jaksa Agung Pennsylvania menyatakan insiden itu terjadi selama upacara pemberian nama bayi di gedung keagamaan.
 
Seorang pejabat polisi menyatakan ada "banyak korban", termasuk tiga petugas polisi, dan korban jiwa juga terkonfirmasi.
 
Segera setelah insiden, Presiden Trump menulis di Twitter: "Menyaksikan peristiwa yang berlangsung di Pittsburgh, Pennsylvania. Lakukan penegakan hukum di tempat kejadian. Orang-orang di daerah Squirrel Hill harus tetap terlindung. Sepertinya banyak korban jiwa. Waspadai penembak aktif. Tuhan memberkati semua!"
 
Pada pukul 11.20 waktu setempat seorang tersangka telah dibawa ke tahanan. Menurut stasiun televisi KDKA, seorang "laki-laki berkulit putih berjanggut lebat" ditahan.
 
Sejumlah laporan juga menyatakan bahwa pria itu berteriak, "semua orang Yahudi harus mati" ketika dia memasuki gedung, mengaitkan detail ini dengan berbagai sumber kepolisian.



(FJR)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id