Pemuda AS mengancam akan mengebom Trump Tower. (Foto: AFP).
Pemuda AS mengancam akan mengebom Trump Tower. (Foto: AFP).

Ancam Bom Trump Tower, Pemuda AS Ditangkap

Internasional amerika serikat
Marcheilla Ariesta • 23 Mei 2019 11:33
New Jersey: Kepolisian New York menangkap seorang pria yang mengancam akan menembak semua orang pro-Israel. Pemuda 20 tahun itu juga mengancam akan mengebom gedung pencakar langit Trump Tower.
 
Jonathan Xie, dari Basking Ridge ditahan dengan tuduhan berusaha memberikan dukungan material kepada Hamas, kelompok di Palestina yang memerintah di Jalur Gaza. Amerika Serikat (AS) menempatkan Hamas dalam daftar organisasi teroris.
 
"Ekstremis kekerasan dalam negeri seperti Xie adalah ancaman serius bagi keamanan nasional," tutur Jaksa Agung AS Craig Carpenito, dilansir dari CNBC, Kamis, 23 Mei 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tindakan yang dia ambil dan rencanakan membuat ancaman tersebut jelas dan nyata," imbuh Carpenito.
 
Carpenito menambahkan Xie juga membuat pernyataan palsu dan mengirim ancaman terhadap perdagangan antarnegara.
 
Menurut dokumen kejaksaan, Xie muncul dalam video Instagram Live pada April 2019 lalu. Dia mengenakan topeng ski hitam dan memperlihatkan pistol.
 
Dalam siaran langsung itu, dia menyatakan keinginannya untuk menyerang demonstran di sebuah unjuk rasa pro-Israel.
 
"Saya ingin menembak peserta pawai pro-Israel. Anda bisa mendapatkan senjata dan menembak mereka atau menggunakan kendaraan untuk menabrak orang-orang itu. Saya membutuhkan itu. Saya tidak peduli jika pasukan keamanan mengejar saya," ujar Xie dalam video siaran langsung tersebut.
 
"Petugas harus menembakkan peluru ke kepala saya untuk menghentikan saya," imbuhnya.
 
Pada bulan yang sama, Xie terlihat di luar Trump Tower, markas besar bisnis yang dimiliki Presiden AS Donald Trump. Dia mengunggah foto-foto bangunan di Instagram dengan jajak pendapat apakah harus mengebom gedung tersebut.
 
Pada Februari 2019, Xie menuturkan ingin bergabung dengan Angkatan Darat AS. Dia berharap bisa belajar 'cara membunuh'.
 
Jaksa penuntut menuding Xie mengirim uang kepada seseorang di Jalur Gaza, yang diduga merupakan anggota faksi Hamas.
 
Meski demikian, masih belum jelas Xie akan menghadapi tuntutan hukum seperti apa. Namun, jika dia terbukti bersalah, hukuman penjara lebih dari 30 tahun menantinya.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif