Warga Pitssburgh Demo Tolak Trump Kunjungi Sinagoge
Penembakan di sinagoga di Pittsburgh, Amerika Serikat telah menewaskan 11 orang. (Foto: AFP)
Pittsburgh: Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan ibu negara Melania Trump didemo lebih dari seribu warga di Pittsburgh, Negara Bagian Pennsylvania. Demo dilakukan secara damai.

Trump dan sang istri mengunjungi sinagoge Yahudi dan mengenang 11 jemaah yang terbunuh di sana. Para warga Yahudi ini tewas dalam penembakan yang terjadi Sabtu lalu.

"Presiden pembenci, tinggalkan wilayah kita!" demikian protes para pendemo, dilansir dari laman AFP, Rabu, 31 Oktober 2018.


Mereka berbaris di Squirrel Hill, wilayah yang toleran dan beragam yang menjadi jantung komunitas Yahudi Pittsburgh. "Presiden Trump, Anda tidak diterima di Pittsburgh sampai Anda sepenuhnya meninggalkan nasionalisme kulit putih," kata orator dalam demo tersebut.

Pensiunan yang juga seorang fotografer, Patricia Calderone, 62, mengatakan demo ini sebagai solidaritas untuk saudara mereka yang tewas. Dia yang membuat tanda 'kebohongan Trump membunuh kami'.

Baca: Tersangka Penembakan Pittsburgh Posting Pesan Antisemit

"Saya hanya berpikir penting untuk menunjukkan solidaritas dalam tragedi mengerikan ini. Kota ini sangat beragam, meski kecil, namun orang-orang di sini sangat dekat. Kita bersatu dan tidak akan membiarkan hal serupa terjadi lagi di sini," tuturnya.

Menjelang akhir, para pendemo berdoa singkat dalam bahasa Ibrani. Mereka menggenggam tangan ke langit dan merobek selembar kertas hitam.

Seorang pria bersenjata menewaskan 11 orang dalam serangan di Sinagoge di Pittsburgh's Squirrel Hill, Amerika Serikat. Seorang tersangka ditahan dalam dugaan kejahatan rasial tersebut. Pria bersenjata itu masuk ke gedung dan berteriak, 'semua orang Yahudi harus mati'.



(FJR)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id