DK PBB Cabut Larangan Perjalanan Korut ke Singapura
Semua anggota DK PBB setuju akan pencabutan larangan perjalanan ini. (Foto: AFP)
New York: Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) sepakat mencabut larangan perjalanan bagi pejabat Korea Utara (Korut) ke Singapura, menjelang pertemuan puncak Korut dan Amerika Serikat (AS).

Larangan perjalanan ini mencakup 80 individu dan 75 entitas untuk perjalanan ke luar negeri serta pembekuan aset.

Rencananya, pertemuan antara Kim Jong-un dan Presiden AS Donald Trump akan dihelat di Singapura pada 12 Juni, kendati belum ada kepastian hingga saat ini karena kedua negara kembali menegang.


Baca juga: Korut Sebut Wapres AS Bodoh

"KTT ini akan berfungsi sebagai peluang untuk memajukan tujuan resolusi damai masalah nuklir Korut dan stabilitas di Semenanjung Korea," kata Duta Besar Singapura untuk PBB Burhan Gafoor, dikutip dari AFP, Kamis 24 Mei 2018.

Pencabutan larangan perjalanan ini juga sudah disetujui oleh semua anggota dewan tanpa ada yang mengajukan keberatan.

Sebelumnya, Korut sempat mengancam akan membatalkan pertemuan dengan AS. Ancaman tersebut dibalas oleh Trump yang mengatakan, bisa saja pertemuan tersebut ditunda.

Sehari kemudian, Wakil Presiden AS Mike Pence mengutarakan bahwa Kim Jong-un tak boleh bermain-main dengan Trump, atau pertemuan tersebut tak akan pernah terjadi.

Membalas perkataan Pence, Korut mengancam benar-benar akan membatalkan pertemuan puncak jika memang AS tak ada itikad baik untuk duduk bersama. 




(FJR)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id