Penembakan di Chicago, WNI Diimbau untuk Waspada

Fajar Nugraha 14 Februari 2018 16:10 WIB
penembakan as
Penembakan di Chicago, WNI Diimbau untuk Waspada
Polisi Chicago mengawal iring-iringan mobil yang membawa jenazah Komandan Polisi Paul Bauer (Foto: AFP).
Chicago: Pada Selasa 13 Februari pukul 14.00 waktu setempat terjadi penembakan di Gedung James R. Thompson, yang berada di jantung kota Chicago, Amerika Serikat (AS). Kejadian ini menewaskan seorang perwira tinggi Kepolisian Kota Chicago, Komandan Paul R. Bauer. 
 
 
Insiden diawali ketika polisi patroli menghampiri seorang pria yang bertingkah mencurigakan. Polisi mencurigai pria tersebut terlibat dalam transaksi narkoba dan penembakan yang terjadi akhir pekan sebelumnya. Pelaku kemudian melarikan diri dari kejaran petugas. 
 
Komandan Bauer yang kebetulan berada di lokasi kejadian berusaha membantu petugas patroli. Nahas, pelaku mengeluarkan sejumlah tembakan yang mengenai bagian kepala Komandan Bauer. 
 
Insiden ini mengejutkan berbagai pihak mengingat Gedung James R. Thompson terletak di pusat kota Chicago. Gedung ini merupakan lokasi kantor berbagai biro pemerintah tingkat federal maupun negara bagian Illinois. Di dalamnya terdapat public foodcourt, stasiun kereta dan pertokoan. Lokasi gedung ini juga sangat dekat dengan berbagai kantor perwakilan asing, termasuk KJRI Chicago.
 
Saat ini, pelaku telah berhasil ditangkap dan diamankan. Kepolisian Kota Chicago tidak merilis informasi mengenai identitas pelaku. 
 
"Tidak WNI yang menjadi korban ataupun terlibat dalam kejadian ini," ujar Konsul Jenderal RI di Chicago, Rosmalawati Chalid dalam keterangan tertulis KJRI yang diterima Medcom.id, Rabu 14 Februari 2018.
 
“Kami mengimbau agar WNI di negara bagian Illinois, khususnya kota Chicago, untuk selalu bersikap waspada,” tutur Konjen Rosmalawati. 
"Untuk keadaan darurat, masyarakat Indonesia di kota Chicago bisa menghubungi hotline KJRI Chicago di +1312 547 9114. Kami siap membantu," imbuhnya. 
 
Terdapat setidaknya 800 orang WNI yang tinggal di berbagai wilayah di kota Chicago. Umumnya mereka adalah pelajar di berbagai universitas dan institusi pendidikan yang ada di kota asal Presiden AS Barack Obama ini. 




(FJR)