Presiden AS Donald Trump (kiri) dan Presiden Rusia Vladimir Putin tiba untuk berdiskusi di Helsinki, Finlandia, 16 Juli 2018. (Foto: AFP/BRENDAN SMIALOWSKI)
Presiden AS Donald Trump (kiri) dan Presiden Rusia Vladimir Putin tiba untuk berdiskusi di Helsinki, Finlandia, 16 Juli 2018. (Foto: AFP/BRENDAN SMIALOWSKI)

Trump Bantah Sembunyikan Detail Pertemuan dengan Putin

Internasional amerika serikat rusia donald trump
Arpan Rahman • 14 Januari 2019 11:41
Washington: Presiden Amerika Serikat Donald Trump membantah menyembunyikan sejumlah detail percakapan saat bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin tahun lalu. Dia menegaskan "tidak menyembunyikan hal apapun."
 
Surat kabar Washington Post menyebutkan dalam artikelnya bahwa dalam suatu kesempatan pada 2017, Trump sempat mengambil catatan penerjemah usai berdialog. Sementara dalam pertemuan dengan Putin di Helsinki pada 2018, Washington Post menyebut tidak ada catatan atas isi dari percakapan keduanya.
 
Dugaan adanya hubungan antara Trump dengan Rusia telah menjadi subjek investigasi federal yang masih berjalan hingga saat ini. Investigator yang dipimpin mantan kepala Biro Investigasi Federal (FBI) Robert Mueller mencoba mencari tahu mengenai ada tidaknya kolusi antara tim kampanye Trump dengan Rusia pada pemilihan umum 2016.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara itu, media New York Times menyebut FBI telah membuka penyelidikan mengenai apakah Trump, secara sadar atau tidak, telah bekerja untuk Rusia usai dirinya memecat James Comey pada 2017. Comey adalah mantan kepala FBI.
 
Penyelidikan FBI ini kini digabungkan dengan investigasi Mueller. "Saya tidak menyembunyikan apapun. Saya juga tidak terlalu peduli sebenarnya," kata Trump kepada media Fox News.
 
Trump mengaku memang berbicara dengan Putin di Helsinki, tapi berlangsung seperti apa yang "dilakukan presiden lain" pada umumnya. Ia menyebut membicarakan "banyak hal positif" bersama Putin, salah satunya soal ekonomi.
 
"Siapapun bisa mendengar percakapan di pertemuan tersebut," sebut Trump. "Pertemuan itu terbuka. Semua tuduhan soal Rusia ini adalah hoaks," tegas Trump.
 
Dia mengaku kesal karena sudah berbicara dengan banyak tokoh dunia, tapi mengapa media hanya berfokus pada diskusinya bersama Putin.
 
Juru bicara Gedung Putih Sarah Sanders menyebut artikel soal isu Rusia dan Trump itu sangat tidak akurat, sehingga tidak perlu ditanggapi.

 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif