Presiden AS Donald Trump. (Foto: AFP)
Presiden AS Donald Trump. (Foto: AFP)

Trump Minta 'Krisis' Perbatasan Diakhiri

Internasional amerika serikat donald trump
Willy Haryono • 09 Januari 2019 11:00
Washington: Presiden Donald Trump meminta pendanaan untuk membangun tembok besar di perbatasan Amerika Serikat dan Meksiko demi menghentikan "berkembangnya krisis kemanusiaan dan keamanan." Pernyataan disampaikan Trump dalam pidato berskala nasional yang disiarkan sejumlah saluran televisi utama AS, Selasa 8 Januari 2019.

Dalam pidato berdurasi sekitar delapan menit pada Selasa malam, Trump berkata: "Ini adalah krisis kemanusiaan, krisis hati dan krisis jiwa."

"Pemerintahan federal masih ditutup (sebagian) karena satu alasan. Hanya ada satu alasan: karena Demokrat tidak mau mendanai keamanan perbatasan," sambung dia, seperti dikutip dari laman BBC.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Trump menginginkan USD5,7 miliar atau setara Rp80 triliun untuk membangun tembok besar di perbatasan AS-Meksiko. Tembok ini merupakan salah satu janji kampanye Trump, namun Demokrat menolak mendanainya. Baca: Trump Ingatkan Shutdown Dapat Berlangsung Selama Mungkin

Shutdown atau penutupan sebagian institusi AS akibat masalah tembok ini menjadi yang kedua terpanjang dalam sejarah Negeri Paman Sam. Shutdown telah membuat ribuan pegawai pemerintah AS bekerja tanpa dibayar.

Berencana menambah tekanan terhadap Demokrat, Trump berencana menggalang dukungan dari para senator Republik di Capitol Hill pada Rabu 9 Januari, dan akan bertolak ke perbatasan satu hari setelahnya.

Merespons pidato Trump di televisi, juru bicara Dewan Perwakilan Rakyat AS Nancy Pelosi dan pemimpin minoritas Senat Chuck Schumer -- keduanya dari Demokrat -- mendesak presiden untuk segera mengakhiri shutdown.

Schumer menuduh Trump berusaha "memimpin negeri dengan ledakan amarah" dan membuat seolah-olah ada krisis di AS. "Presiden Trump lebih memilih menggunakan rasa takut, bukan fakta. Perpecahan, bukan persatuan," ujar senator New York tersebut.

"Simbol dari Amerika itu Patung Liberty, bukan tembok setinggi 9 meter," lanjut Schumer.



(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi