Meksiko akan Legalkan Ganja untuk Kendalikan Kekerasan
Meksiko kemungkinan akan melegalkan ganja. (Foto: AFP).
Mexico City: Meksiko kemungkinan melegalkan ganja dalam upaya mengurangi kejahatan. Hal ini dinilai sebagai opsi menarik.
 
"Kami pikir itu adalah opsi yang sangat menarik dalam jangka pendek untuk Meksiko," kata  Menteri Luar Negeri Marcelo Ebrard, seperti disitir dari kantor berita UPI, Jumat 26 Oktober 2018.
 
Menlu Meksiko berkunjung baru-baru ini ke Montreal, Kanada, seperti dilaporkan Harian El Pais Rabu. Dia bertemu Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau dan mendiskusikan sejumlah topik termasuk undang-undang membolehkan ganja untuk rekreasi yang disahkan di negara Trudeau.
 
Tidak masuk akal "memiliki undang-undang yang melarang kepemilikan atau konsumsi kanabis," kata Ebrard. Sebanyak 9.000 orang dipenjara di Meksiko atas narkoba.
 
Negara itu menghabiskan banyak sumber daya memerangi perdagangan narkoba, kata Ebrard, dan "banyak penderitaan yang ditanggung oleh penduduk."
 
Inisiatif hukum sudah ditulis dan diharapkan disahkan pada akhir tahun, El Pais melaporkan.
 
"RUU itu akan merinci peraturan akhir untuk mencerminkan kerangka hukum dan putusan bersejarah tiga tahun lalu oleh Mahkamah Agung yang mengizinkan empat orang menanam dan mengkonsumsi" marijuana, El Pais mengatakan.
 
Pada pertengahan Oktober, Kanada menjadi negara kedua yang melegalkan ganja setelah Uruguay.
 
Terjadi 21.857 pembunuhan di Meksiko antara Januari dan Agustus, itu rekor dan juga peningkatan 20 persen setahun. Lebih dari 238.000 orang tewas di Meksiko sejak akhir 2006, ketika Presiden Felipe Calderon memerintahkan tentara untuk memberantas perdagangan narkoba, Proceso melaporkan pada akhir September.
 
Ebrard ditunjuk oleh Presiden terpilih Andres Manuel Lopez Obrador, yang masa jabatannya akan dimulai 1 Desember dan berakhir pada Oktober 2024.



(FJR)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id