Pemerintah Biden dibayangi pandemi & inflasi. Foto: Dok/Metro TV
Pemerintah Biden dibayangi pandemi & inflasi. Foto: Dok/Metro TV

Pemerintahan Biden Dibayangi Pandemi & Inflasi

Internasional joe biden pandemi covid-19
MetroTV • 20 Januari 2022 23:38
Washington: Terjadinya pandemi dan inflasi menekan dukungan terhadap Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden ke angka 45%. Hal ini diungkapkan oleh hasil survei perusahaan riset pasar Ipsos.
 
"Janji kampanye Biden adalah mengakhiri covid-19 dan pulihkan ekonomi agar AS kembali normal. Jadi semakin lama pandemi berlarut dan AS dilanda ketidakpastian, semakin tinggi rasa frustasi, karena pandemi tak berakhir juga," ujar peneliti dari perusahaan Ipsos Mallory Newall dalam tayangan Metro Siang di Metro TV, Kamis, 20 Januari 2022.
 
Agenda legislatif Biden juga tidak sukses sepenuhnya, setelah mengunggulkan paket infrastruktur senilai US$1 triliun. Sejumlah proposal terkait bantuan sosial, perubahan iklim dan peguatan hak pilih yang telah terhambat di kongres. Para analis menilai Presiden Biden dan Partai Demokrat perlu mengubah strategi dalam menghadapi partai oposisi, yaitu Partai Republik.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Kevin Kosar, pengamat dari American Enterprise Institute, Partai Demokrat harus melakukan introspeksi karena Partai Republik tidak akan mau melakukan kerja sama mengenai isu-isu besar. Dia berpendapat bahwa Parta Demokrat lebih baik memulai kerjasama dari menuntaskan isu-isu yang lebih kecil.
 
"Adakah isu-isu lebih kecil yang bisa disepakati, sehingga ada kemajuan. Dengan demikian narasi berubah dari Biden punya agenda besar tapi gagal, ke Biden loloskan agenda-agenda kecil," pungkas Kevin.
 
Setahun setelah pelantikan resmi Biden, rakyat AS masih banyak yang terpolarisasi. Beberapa pendukung dari Partai Republik masih percaya klaim tak berdasar pendahulu Biden, Donald Trump, dimana dia mendeklarasikan bahwa Biden menang pilpres secara curang. Klaim dari Trump tersebut menjadi dalih di balik serangan ke Gedung Capitol pada 6 Januari 2021. (Yahya Nadim Oday)
 
(MBM)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif