Menlu: Hukum Internasional Penting bagi Negara Lemah

Sonya Michaella 18 Mei 2018 08:47 WIB
pbb
Menlu: Hukum Internasional Penting bagi Negara Lemah
Menlu RI Retno Marsudi di DK PBB, New York, AS. (Foto: Dok. Kemlu RI)
New York: Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi hadir dalam debat terbuka di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) di New York, Amerika Serikat (AS). 

Menlu Retno kembali menyerukan pentingnya menaati hukum internasional apabila DK PBB ingin terus menjalankan mandatnya untuk menciptakan perdamaian dan stabilitas.

"Saya mengacu apa yang ada di UN Chapter di mana masyarakat dari dunia. Sehingga apa yang dilakukan di DK PBB harus bermanfaat bagi masyarakat di dunia," kata Menlu Retno dalam video yang diterima Medcom.id, Jumat 18 Mei 2018.


Selain itu, hukum internasional juga penting untuk melindungi negara-negara yang lemah dan mencegah terjadinya pendekatan negara kuat memenangkan semuanya.

"DK PBB penting untuk mengimplementasi semua resolusi yang sudah dihasilkan," tegas dia.

Baca juga: Menlu Tegaskan Perang Indonesia Lawan Terorisme di DK PBB

Debat di Markas PBB mengambil tema “Upholding International Law Within the Context of the Maintenance of International Peace and Security” ini, Menlu juga menegaskan tentang perang Indonesia melawan terorisme.

"Indonesia tidak akan memberikan ruang kepada kekerasan ekstremisme dan terorisme. Kami akan berhasil melawan mereka. Mari bersatu mengembangkan pendekatan komprehensif untuk melawan terorisme dan kekerasan ekstrem," tukas dia.

Turut sertanya Indonesia dalam debat ini menjadi salah satu kampanye dalam pencalonan anggota tidak tetap DK PBB periode 2019-2020. Mengusung slogan ‘a True Partner for Peace’ Indonesia akan melakukan kampanye terakhir di PBB pekan ini, sebelum keputusan dikeluarkan sekitar Juni.

Selama di markas PBB, Menlu Retno juga mel akukan beberapa pertemuan Komite Eksekutif PLO Hanan Ashrawi. Keduanya membahas situasi terakhir di Gaza dan Indonesia menyampaikan simpati dan duka cita terkait kekerasan yang terjadi di Gaza telah menewaskan 63 orang dan 2.700 lainnya menderita luka-luka.




(FJR)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360