Dua orang ditangkap usai membakar bendera Amerika Serikat di luar Gedung Putih. (Foto: AFP).
Dua orang ditangkap usai membakar bendera Amerika Serikat di luar Gedung Putih. (Foto: AFP).

Bakar Bendera, Dua Warga AS Ditangkap Dinas Rahasia

Internasional amerika serikat
Arpan Rahman • 05 Juli 2019 16:05
Washington: Dua pengunjuk rasa ditangkap dan sepasang petugas Dinas Rahasia Amerika Serikat menderita luka ringan di depan Gedung Putih pada peringatan hari ulang tahun kemerdekaan 4 Juli. Kedua demonstran itu membakar bendera Amerika menjelang perayaan "Salut untuk Amerik a" Presiden Donald Trump.
 
Dinukil dari The Hill, Kamis 4 Juli 2019, keduanya diduga ditangkap karena "membakar bendera Amerika di luar batas izin yang telah dikeluarkan oleh National Park Service."
 
Dinas Rahasia AS mengatakan kepada The Hill bahwa satu orang ditangkap karena melakukan kejahatan terhadap seorang polisi dan karena pembakaran yang berbahaya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara yang lainnya ditangkap karena menghalangi penyelidikan polisi dan menentang penangkapan. Satu orang diangkut ke rumah sakit atas cedera ringan, dan dua petugas Dinas Rahasia juga diangkut ke rumah sakit setempat untuk perawatan.
 
USA Today melaporkan bahwa sebuah kelompok yang menamakan diri mereka sendiri Partai Komunis Revolusioner membakar bendera itu dan memposting video yang memperlihatkan para pemrotes saling dorong satu sama lain setelah api padam.
 
Reporter dari Washington Examiner, Steven Nelson, membagikan rekaman pembakaran di Twitter dan melaporkan bahwa seorang veteran meraih bendera itu ketika masih terbakar.
 
Sekelompok pemrotes bergandengan tangan setelah bendera menyala dan meneriakkan "Amerika tidak pernah hebat" dalam video itu, sebuah rujukan ke slogan presiden Trump 2016, “Jadikan Amerika Hebat Lagi."
 
National Mall penuh sesak dengan para pendukung presiden dan para kritikusnya pada Kamis. Banyak yang terlihat mengenakan pakaian "Make America Great Again", tetapi sejumlah kelompok juga membawa tanda-tanda yang mengkritik presiden dengan slogan-slogan seperti "Makzulkan Trump" dan "Dia bukan tipe saya," sebuah referensi untuk penolakan Trump terhadap tuduhan serangan seksual pekan lalu.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif