Tillerson Dipecat, Sejumlah Pejabat Kemenlu AS Undur Diri
Rex Tillerson saat bersama Kepala Staf Kemenlu AS Margaret Peterlin. (Foto: AFP)
Washington: Setelah pemecatan Presiden Donald Trump terhadap Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Rex Tillerson, sejumlah pejabat Kementerian Luar Negeri AS pun memutuskan untuk undur diri.

Dimulai dari Kepala Staf Kemenlu AS Margaret Peterlin, kemudian diikuti oleh wakilnya, Christine Ciccone. Mereka berdua sudah menyerahkan surat pengunduran diri. 

Dua pejabat senior dari kementerian tersebut mengatakan Peterline dan Ciccone akan meninggalkan jabatannya itu terhitung 31 Maret mendatang, bersamaan dengan Tillerson.


"Semua orang sangat terkejut. Terlebih pada diplomat senior di sini," kata salah seorang asisten Tillerson, dikutip dari CNN, Rabu 14 Maret 2018.

Para pejabat senior Kemenlu AS yang lain juga tak menyangka bahwa Trump akan benar-benar memecat Tillerson dengan alasan ketidakcocokan satu sama lain.

"Tillerson masih ingin tetap menjabat, karena mengingat banyak perkembangan penting untuk politik luar negeri AS," ucap seorang pejabat.

Sejak awal menjadi Menlu AS, Tillerson disebut-sebut memang kerap tak sepaham dengan Trump. Kabar yang paling santer terdengar adalah terkait dengan kebijakan nuklir Iran.

Bahkan, Tillerson mengetahui pemecatan dirinya lewat media sosial Twitter di mana Trump mengumumkan via akun pribadinya @realDonaldTrump. 

Menjabat sebagai petinggi dari raksasa minyak Exxon Mobil, jabatan terakhir yang ia pegang adalah sebagai CEO dan Presiden Direksi, sebelum mengabdi ke Kemenlu AS. 

Tillerson menghabiskan seluruh karirnya di Exxon Mobil. Direkrut sejak lulus dari Universitas Texas di Austin pada 1975, Tillerson, yang dikenal oleh rekan-rekannya sebagai "T-Rex," naik pangkat, menjadi wakil presiden senior Exxon Mobil pada 2001, presiden dan anggota direksi pada 2004, dan CEO serta presiden direktur pada 2006.



(FJR)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360