Tulsi Gabbard dalam sebuah konferensi pers di Washington, AS, 18 Juli 2018. (Foto: AFP/Getty/WIN MCNAMEE)
Tulsi Gabbard dalam sebuah konferensi pers di Washington, AS, 18 Juli 2018. (Foto: AFP/Getty/WIN MCNAMEE)

Politikus Hindu AS Siap Tantang Trump di Pilpres 2020

Internasional amerika serikat donald trump
Arpan Rahman • 12 Januari 2019 13:01
Washington: Tulsi Gabbard, pemeluk agama Hindu yang terpilih untuk kali pertama di Kongres Amerika Serikat, mengumumkan bahwa dirinya akan mencalonkan diri dalam pemilihan umum presiden 2020. Ia mengaku siap menjadi penantang petahana Donald Trump.
 
Gabbard, seorang anggota kongres asal Hawaii yang merupakan pendukung kuat tokoh Partai Demokrat Bernie Sanders, sebelumnya telah terindikasi hendak maju dalam pilpres.
 
Seorang veteran Perang Irak, Gabbard belum lama ini mengunjungi Iowa dan New Hampshire untuk mencari staf digital dan penulis pidato.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Saya telah memutuskan akan maju dan membuat pengumuman resmi pekan depan," ujar Gabbard dalam wawancara bersama media CNN, Jumat 11 Januari 2019 malam waktu setempat.
 
Beberapa kontroversi menyelimuti Gabbard. Pada 2016, sejumlah tokoh Demokrat khawatir saat Gabbard menemui Trump yang memenangkan pilpres. Dia juga menimbulkan keresahan usai berkunjung secara diam-diam ke Suriah dan bertemu Presiden Bashara al-Assad.
 
Mengenai kunjungan ke Suriah, Gabbard mengaku hanya ingin menanyakan langsung kepada Assad apakah orang nomor satu Damaskus itu telah melancarkan serangan kimia yang menewaskan puluhan orang di Khan Sheihoun. Serangan di kota tersebut memicu AS menyerang sebuah pangkalan udara Suriah.
 
Meski dikritik, Gabbard mengaku tidak menyesal pernah pergi ke Suriah. Dia menegaskan, bertemu musuh itu merupakan hal penting jika ingin "serius mengejar solusi damai."
 
Wanita 37 tahun itu adalah tokoh ternama Demokrat yang lebih mendukung Sanders ketimbang Hillary Clionton pada 2016. Dukungannya kepada Sanders ditunjukkan dengan mengundurkan diri dari jabatan wakil ketua Komite Nasional Demokrat, karena saat itu yang menjadi capres adalah Clinton.
 
Ditanya tahun lalu mengenai apakah dirinya akan maju jika Sanders juga mencalonkan diri, Gabbard menyebut Sanders adalah teman. "Saya berpikir bagaimana caranya saya dapat mengabdi secara maksimal untuk negara ini, dan saya mengambil keputusan berdasarkan hal tersebut," kata Gabbard.
 
Elizabeth Warren, senator Demokrat untuk Massachusetts, telah mengumumkan akan maju dalam pilpres. Kamala Harris, senator untuk California, juga akan mengumumkan keputusannya mengenai pilpres dalam beberapa pekan ke depan.
 
Joe Biden, mantan wakil presiden AS, berkukuh belum memutuskan apakah akan maju, meski banyak pihak mengharapkan dirinya untuk ikut dalam kontestasi.
 
Baca:Joe Biden Klaim Paling Layak Jadi Presiden AS
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi