Paul Manafort. (Foto: AFP)
Paul Manafort. (Foto: AFP)

Eks Ketua Kampanye Trump Divonis 7 Tahun Penjara

Internasional amerika serikat donald trump
Sonya Michaella • 14 Maret 2019 06:00
Washington: Eks ketua kampanye Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dalam pemilu 2016, Paul Manafort, diganjar hukuman tambahan selama 43 bulan dari 47 bulan. Total, Manafort harus menjalani hukuman selama tujuh tahun atas tuduhan penipuan pajak.
 
Pengadilan federal di Washington kembali mendakwa Manafort atas dua tuduhan konspirasi. Pekan lalu, seorang hakim federal lain menghukum Manafort 47 bulan penjara karena penipuan pajak dan bank.
 
Kasus kali ini merupakan bagian dari penyelidikan jaksa khusus Robert Mueller atas campur tangan Rusia pada pemilu AS tahun 2016. Namun, tuduhan-tuduhan terhadap Manafort ini tidak ada kaitannya dengan kerjanya dalam kampanye Trump, melainkan kerjanya untuk sebuah partai politik pro-Rusia di Ukraina.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Manafort telah mengaku bersalah dalam kesepakatannya dengan tim Mueller dan bersedia bekerjasama penuh dalam penyelidikan Rusia, namun kemudian Jackson memutuskan Manafort telah melanggar ketentetuan-ketentuan pengakuan bersalah karena berbohong kepada para penyelidik.
 
Dilansir dari AFP, Kamis 14 Maret 2019, konsultan politik Partai Republik tersebut menunjukkan sedikit penyesalan saat sidang dan tak menutupi apapun.
 
Sembilan bulan masa hukuman telah dijalani oleh Manafort. Maka dari itu, jangka waktu ini akan mengurangi total hukuman yang dihadapinya menjadi 81 bulan atau kurang dari tujuh tahun.
 
Manafort pertama kali divonis pada Agustus 2018 atas lima tuduhan pengajuan pajak palsu, dua tuduhan penipuan bank dan satu tuduhan gagal melaporkan rekening bank asing.
 
Jaksa menuding dirinya menggunakan rekening bank milik negara lain untuk menyembunyikan lebih dari USD55 juta yang didapatnya saat bekerja untuk Ukraina.
 
Uang tersebut digunakan Manafort untuk berfoya-foya seperti membeli rumah dan mobil mewah, karpet antik, serta pakaian mahal.

 

(BOW)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif