Perusahaan startup Indonesia gaet investor AS. (FOTO: dok KJRI Houston)
Perusahaan startup Indonesia gaet investor AS. (FOTO: dok KJRI Houston)

Giat Startup Indonesia Tarik Investor di AS

Internasional indonesia-as startup
Fajar Nugraha • 12 Maret 2019 11:35
Austin: Pelaku ekonomi kreatif dari tujuh perusahaan startup Indonesia berpartisipasi pada South by South West Festival (SXSW) 2019. Mereka memperkenalkan produk-produk kreatifnya kepada para pelaku ekonomi kreatif di Austin, Texas.
 
Para pelaku ekonomi ini menggaet investor di ajang forum bisnis bertajuk "The Power of Indonesian Creative Economy: Austin Chapter" pada 8 Maret 2019. Forum bisnis ekonomi kreatif ini diselenggarakan oleh Konsulat Jenderal RI Houston bekerja sama dengan Badan Kreatif Ekonomi dan Austin Chamber of Commerce.
 
Salah satu produk ekonomi kreatif unggulan Indonesia yang ditampilkan adalah mesin TeleCTG yang merupakan versi portable dari alat Cardiotocography (CTG) untuk melihat kondisi bayi guna menekan risiko kematian ibu dan bayinya saat proses kandungan dan melahirkan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara beberapa produk ekonomi kreatif unggulan lainnya adalah Ars, Decoding, MTarget, Nodeflux, Noore Sport Hijab, Knok Percussion, dan Hello Dangdut. Ars adalah aplikasi desain produk yang memungkinkan pengguna mewujudkan desain dari nol.
 
Decodingadalah aplikasi pemasaran produk lokal Indonesia ke pasar global. Alat marketing digital Mtarget yang kini menjadi solusi bagi UKM di Indonesia dan ASEAN.
 
Adapun Nodeflux, menyediakan software analisis intelijen yang dapat mendeteksi wajah, plat nomor, dan jenis kendaraan. Noore, membawa hijab modern yang cocok untuk wanita aktif dan telah digunakan oleh atlet Asian Games 2018 untuk cabang olahraga taekwondo, pencak silat, skateboard, handball, dan sport climbing.
 
Knok Percussion memukau dengan alat music Cajon yang menjawab kebutuhan musisi modern masa kini, dan mesin music box mini Hello Dangdut untuk mempromosikan musik dangdut Indonesia.
 
Produk-produk unggulan ekonomi kreatif Indonesia tersebut menarik perhatian lebih dari 100 orang pelaku ekonomi kreatif dan calon investor di Austin yang menghadiri forum bisnis.
 
"KJRI Houston dan saya pribadi sangat mengapresiasi anak-anak muda yang kreatif yang mampu menciptakan produk inovatif Indonesia. Saya berharap forum bisnis ini bermanfaat dalam memfasilitasi pertemuan dengan investor di Austin. Kota Austin ini sering disebut sebagai silicon hills di mana banyak pengusaha IT dan venture technology capitalist," ujar Konsul Jenderal RI di Houston, Nana Yuliana, dalam keterangan tertulis Kemenlu RI yang diterima Medcom.id, Selasa, 12 Maret 2019.
 
Wakil Kepala Bekraf Ricky Pesik dalam paparannya menjelaskan tentang perkembangan pesat dan keistimewaan produk-produk kreatif ekonomi Indonesia.
 
"Saat ini Amerika Serikat adalah pengimpor terbesar produk-produk ekonomi kreatif Indonesia. Keikutsertaan Bekraf pada SXSW tahun ini merupakan yang ketiga kalinya dan diharapkan dapat memperluas pemasaran produk produk ekonomi kreatif Indonesia," tutur Ricky Pesik.
 
Perusahaan startup Indonesia ini masih akan berada di Austin pada 10-13 April 2019 untuk mengikuti pameran South by South West (SXSW) 2019 di bawah bendera Archipelageek bersama Badan Kreatif Ekonomi (BEKRAF) RI.
 
Selain mereka, Dhira Bongs, musisi muda Indonesia genre "Explorative Pop" juga akan tampil di panggung The Townsend, Austin, pada 12 Maret 2019.
 

(AHL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif