Presiden AS Donald Trump dalam acara paskah di Gedung Putih, Washington, 22 April 2019. (Foto: AFP/MANDEL NGAN)
Presiden AS Donald Trump dalam acara paskah di Gedung Putih, Washington, 22 April 2019. (Foto: AFP/MANDEL NGAN)

Trump Tegaskan Dirinya Tidak Bisa Dimakzulkan

Internasional amerika serikat donald trump
Willy Haryono • 23 April 2019 12:01
Washington: Presiden Donald Trump menegaskan Kongres Amerika Serikat (AS) "tidak dapat memakzulkan" dirinya atas laporan dari Penasihat Khusus Robert Mueller mengenai dugaan keterlibatan Rusia dalam pemilihan umum 2016.
 
Trump berkukuh tidak berbuat kesalahan apapun, termasuk mengenai tudingan dirinya menghalangi upaya penyelidikan Mueller.
 
Saat ditanya awak media dalam acara paskah di Gedung Putih mengenai apakah dirinya khawatir dimakzulkan, Trump menjawab: "Tidak khawatir sedikit pun."

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Hanya kejahatan berat dan pelanggaran hukum yang dapat berujung pemakzulan. Saya tidak melakukan kejahatan apapun, jadi tidak bisa dimakzulkan," ungkap Trump di Twitter, sebelum acara paskah di Gedung Putih, dikutip dari laman AFP, Selasa 23 April 2019.
 
Namun, Partai Demokrat di Kongres AS meyakini laporan Mueller menunjukkan pelanggaran serius yang dilakukan Trump. Demokrat menyebut belum memutuskan apakah akan berusaha mencari celah untuk memakzulkan Trump berdasarkan laporan tersebut.
 
Laporan Mueller mengonfirmasi bahwa sejumlah agen Rusia berusaha mengintervensi pemilu AS 2016. Intervensi dilakukan untuk membantu Trump mengalahkan calon presiden dari Demokrat, Hillary Clinton.
 
Selama penyelidikan, tertulis di laporan tersebut, Trump berkali-kali mencoba menghambat upaya Mueller. Namun Mueller tidak menegaskan secara pasti bahwa Trump telah melakukan kejahatan.
 
Sejauh ini Demokrat, yang menguasai Dewan Perwakilan Rakyat AS, belum memutuskan mengeluarkan seruan mengenai pemakzulan.
 
"Meski pandangan kami terbagi antara menginvestigasi laporan Mueller atau langsung mengejar pemakzulan, kami semua sepakat perlu adanya upaya mencari kebenaran," tutur Ketua DPR AS Nancy Pelosi.
 
Ketua Komisi Yudisial Jerry Nadler telah mengeluarkan surat panggilan untuk mantan penasihat Gedung Putih Don McGahn untuk bersaksi. McGahn adalah saksi kunci dalam laporan Mueller, dan diyakini akan ditanya mengenai Trump yang dituduh menghalang-halangi proses penyelidikan intervensi Rusia.
 
Baca:Mueller Serahkan Laporan Dugaan Kolusi Trump dengan Rusia
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:25
  • SUBUH04:35
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif