Penembakan di Mal AS, Polisi Salah Tembak Pelaku

Fajar Nugraha 30 November 2018 09:40 WIB
penembakan as
Penembakan di Mal AS, Polisi Salah Tembak Pelaku
Ilustrasi oleh Medcom.id.
Alabama: Insiden penembakan terjadi di sebuah pusat perbelanjaan di Alabama, Amerika Serikat (AS). Tersangka saat ini sudah diringkus, tetapi polisi sempat menembak mati seorang pria lain yang bukan pelaku penembakan.

Polisi pada Kamis 29 November waktu AS atau Jumat 30 November waktu Indonesia, menangkap seorang pria yang diduga menembak dua orang di pusat perbelanjaan di Hoover, negara bagian Alabama.

“Erron Martez Dequan Brown, ditahan di negara bagian Georgia dan didakwa atas percobaan pembunuhan. Dia melepaskan tembakan dan melukai dua orang lainnya,” ujar Badan Penegak Hukum Alabama (ALEA) mengatakan dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip AFP, Jumat, 30 November 2018.


Sementara polisi sebelumnya menembak mati Emantic Fitzgerald Bradford yang berada di dalam pusat perbelanjaan yang ramai dengan pengunjung tersebut. Namun ternyata Bradford bukanlah pelaku penembakan, meskipun saat kejadian pemuda berusia 21 tahun itu membawa senjata.

Bradford adalah seorang prajurit veteran dan memegang senjata. Pihak keluarga mengatakan Bradford memiliki lisensi atas senjata yang dibawanya.

Kematiannya memprovokasi demonstrasi  di Hoover karena para pedemo melihat polisi,-terutama petugas kulit putih,- menembak mati warga kulit hitam. Bradford adalah pemuda kulit hitam.

Keluarga itu menyewa pengacara hak sipil dan petugas polisi yang melepaskan itu diberi cuti administratif sampai akhir penyelidikan. Sementara bagi Brown, setelah ekstradisinya dari Georgia ke Alabama, dirinya diperkirakan akan ditahan di Penjara Jefferson di Birmingham dan bisa bebas dengan jaminan uang USD150 ribu.

 



(FJR)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id