Gedung Kedubes Korut di Madrid, Spanyol. (Foto: AFP)
Gedung Kedubes Korut di Madrid, Spanyol. (Foto: AFP)

Mantan Marinir AS Ditangkap atas Pembobolan Kedubes Korut

Internasional korea utara
Willy Haryono • 20 April 2019 08:16
Washington: Amerika Serikat telah menangkap seorang mantan marinir Negeri Paman Sam yang diduga terlibat sebuah grup pembobol Kedutaan Besar Korea Utara di Madrid, Spanyol. Pembobolan terjadi pada Februari lalu, beberapa hari sebelum pertemuan Presiden AS Donald Trump dengan pemimpin Korut Kim Jong-un di Vietnam.
 
Christopher Ahn adalah orang pertama yang ditangkap terkait pembobolan. Ia dijadwalkan hadir di gedung pengadilan Los Angeles.
 
Free Joseon, sebuah grup penegak hak asasi manusia, mengaku terlibat dalam pembobolan. Menurut laporan Washington Post, agen federal AS juga menggerebek apartemen milik Adrian Hong, salah satu kepala grup pembobol Kedubes Korut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dalam sebuah pernyataan, Free Joseon mengaku "kecewa" atas penangkapan yang dilakukan otoritas AS.
 
"Seorang warga AS yang ditahan rezim Kim (Jong-un) dipulangkan dalam kondisi memprihatinkan," ujar juru bicara Free Joseon, Lee Wolosky, merujuk pada Otto Warmbier.
 
"Kami tidak mendapat jaminan dari pemerintah AS mengenai keselamatan dan keamanan warga AS yang sekarang sedang diburu," lanjut dia, dilansir dari laman BBC, Sabtu 20 April 2019.
 
Pada 22 Februari, sebuah grup beranggotakan sedikitnya 10 orang membobol Kedubes Korut di Madrid. Para anggota grup mendeklarasikan diri mereka sebagai "anggota gerakam HAM yang ingin membebaskan Korut."
 
Sejumlah staf sempat disandera dalam pembobolan, termasuk seorang atase yang dibujuk untuk membelot dari Korut. Para pembobol dilaporkan melarikan diri dengan membawa sejumlah komputer dan data, yang kemudian diserahkan ke otoritas AS.
 
Korut menyebut pembobolan tersebut sebagai "serangan teroris." Free Joseon, yang sebelumnya bernama Cheolima Civil Defence, berkukuh para anggotanya diundang ke gedung kedubes tersebut.
 
Sebuah pengadilan di Spanyol bulan lalu merilis daftar nama beberapa petinggi Free Joseon, sebagian dari mereka diyakini telah tinggal di AS. Pengadilan Spanyol berusaha mengekstradisi mereka semua.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:25
  • SUBUH04:35
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA18:59

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif