Demonstran Menentang Nominasi Calon Hakim Agung Pilihan Trump

Arpan Rahman 23 September 2018 17:36 WIB
amerika serikat
Demonstran Menentang Nominasi Calon Hakim Agung Pilihan Trump
Sejumlah pengunjuk rasa beraksi di Capitol Hill, Washington, AS. (Foto: AFP/Alex Wong/Getty)
Washington: Sekelompok pengunjuk rasa muncul di Washington dalam menentang pencalonan Hakim Agung pilihan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Brett Kavanaugh. 

Dalam unjuk rasa tersebut, puluhan orang ditangkap saat mereka beraksi di depan kantor sejumlah senator Partai Republik yang dipandang sebagai sumber suara mengambang untuk sidang penentuan pencalonan Kavanaugh

Dilansir dari kantor berita Guardian, Sabtu 23 September 2018, polisi menangkap 56 orang di area Capitol Hill. Dari total tersebut, sebagian ditangkap di luar kantor Bob Corker, seorang senator Republik dari Tennessee.


Tuduhan bahwa Kavanaugh pernah mencoba memerkosa seorang wanita beberapa dekade lalu telah membuat nominasinya bergejolak. 

Tetapi sebelum tuduhan itu muncul, Kavanaugh sudah menjadi sasaran protes kaum liberal. Kavanaugh dikhawatirkan akan memutuskan sesuatu yang kontroversial dalam bidang aborsi, hak-hak kaum gay, lingkungan, dan lainnya.

Sementara itu terkait tuduhan percobaan pemerkosaan, Trump menyerang Christine Blasey Ford. Ford adalah wanita yang menuduh Cavanaugh pernah melakukan percobaan pemerkosaan saat keduanya masih remaja.

Baca: FBI Diminta Periksa Calon Hakim Agung AS Pilihan Trump

Trump menolak kredibilitas klaim Ford mengenai Cavanaugh yang mencoba memerkosanya dalam keadaan mabuk di era 1980-an. 

Menurut Trump, Ford yang terus diam hingga saat ini mengindikasikan bahwa mungkin insiden tersebut tidak pernah terjadi.

"Jika serangan terhadap Doktor Ford memang seburuk yang dia klaim, maka seharusnya laporan hukum sudah langsung dilayangkan ke aparat, baik oleh dia atau orangtuanya," tulis Trump di Twitter.



(WIL)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id