Amy Klobuchar dalam pidato di hadapan ratusan pendukung di Minneapolis, tepatnya di samping Sungai Mississippi, 10 Februari 2019. (Foto: AFP/Getty/Stephen Maturen)
Amy Klobuchar dalam pidato di hadapan ratusan pendukung di Minneapolis, tepatnya di samping Sungai Mississippi, 10 Februari 2019. (Foto: AFP/Getty/Stephen Maturen)

Satu Lagi Senator Demokrat Bergabung dalam Pilpres 2020

Internasional amerika serikat donald trump
Willy Haryono • 11 Februari 2019 10:17
Minneapolis: Satu lagi politikus Partai Demokrat bergabung dalam kontestasi pemilihan umum presiden Amerika Serikat untuk tahun 2020. Kali ini, tokoh yang mencalonkan diri adalah Amy Klobuchar, senator asal Minnesota.
 
Dalam sebuah pidato di Minneapolis, dia mengecam berbagai kebijakan dan langkah Presiden Donald Trump yang dianggap telah memecah-belah bangsa.
 
"Kita semua sudah lelah dengan shutdown, kebuntuan politik dan lainnya," ucap Klobuchar di hadapan ratusan pendukungnya. Shutdown adalah penutupan sejumlah institusi AS yang sempat berlangsung selama 35 hari sejak akhir tahun lalu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sudah cukup. Negara kita harus dipimpin bukan dari sumber kekacauan, tapi dari kesempatan," lanjut dia, seperti dinukil dari kantor berita AFP, Minggu 10 Februari 2019.
 
Klobuchar, wanita 58 tahun yang merupakan cucu dari seorang penambang besi, mengumumkan pencalonan dirinya di sebuah taman di pinggir Sungai Mississippi. Dalam setahun terakhir, hampir semua pernyataan Klobuchar ditujukan kepada Trump.
 
Baca:Senator Senior Demokrat Resmi Maju ke Pilpres 2020
 
Dia berkata jika terpilih menjadi presiden, maka Amerika akan dikembalikan ke posisi terhormat di kancah internasional. Klobuchar bahkan menjanjikan hal tersebut di "hari pertama" dirinya menjabat.
 
Selain itu, Klobuchar juga berjanji lebih memperketat aturan senjata api dan berencana membuat sebuah program kesehatan yang menjangkau semua orang. Dia juga meminta semua warga AS untuk selalu mendukung para prajurit, diplomat dan agen intelijen Negeri Paman Sam.
 
"Mereka berhak bekerja di bawah kebijakan luar negeri yang baik ketimbang hanya melalui tweet," sebut Klobuchar, menyindir Trump yang sering melontarkan pernyataan kontroversial via Twitter.
 
Selama ini, Klobuchar berusaha membangun citra diri nasionalis. Dia bahkan populer di beberapa wilayah pegunungan AS yang banyak dihuni basis pendukung Partai Republik. Dia terpilih kembali menjadi senator pada November lalu dengan margin signifikan di wilayah yang dimenangkan Trump pada 2016.
 
Seorang mantan jaksa, Klobuchar berulang kali menegaskan bahwa dirinya sangat menjunjung tinggi kejujuran serta kerja keras. Namun, semangat kerja kerasnya itu justru menjadi sumber kritik dari beberapa pihak.
 
Sejumlah mantan ajudannya mengaku Klobuchar sulit diajak bekerja sama dan sering memperlihatkan "amarah besar" di ruang kerja. Para pembela Klobuchar mengklarifikasi, bahwa ibu satu anak itu hanyalah seseorang yang menginginkan etos kerja tinggi dari para bawahannya.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi