Jurnalis Arab Saudi Menghilang

Direktur CIA ke Turki Selidiki Kasus Khashoggi

Marcheilla Ariesta 23 Oktober 2018 08:54 WIB
amerika serikatarab sauditurki
Direktur CIA ke Turki Selidiki Kasus Khashoggi
Jamal Khashoggi dikenal sebagai pengkritik keluarga Kerajaan Arab Saudi. (Foto: Anadolu).
Ankara: Direktur CIA Gina Haspel melakukan perjalanan ke Turki. Perjalanannya ini diduga untuk menyelidiki kasus kematian Jamal Khashoggi, jurnalis Arab Saudi yang dibunuh di Turki.
 
Baca juga: Arab Saudi Akui Khashoggi Dibunuh di Konsulat.
 
Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan akan mengerahkan intelijen top ke Turki. Meski demikian dia tidak memberikan rincian lengkapnya.
 
"Kami memiliki intelijen di Turki. Kami akan melihat apa yang kami miliki. Saya akan mengetahui lebih banyak besok," jelasnya kata Trump dikutip dari The Washington Post, Selasa 23 Oktober 2018.
 
"Mereka akan kembali malam ini atau besok pagi. tapi kami memiliki orang di Arab Saudi dan Turki," imbuhnya.
 
Kedatangan Direktur CIA ini mengikuti janji Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan untuk mengungkap seluruh kejadian yang mereka sebut upaya pembunuhan oleh Arab Saudi. Kedatangan Haspel diperkirakan sebagai upaya Washington mengorek informasi milik Turki.
 
Beberapa waktu lalu, Turki mengungkapkan adanya rekaman audio milik pejabat yang berhasil merekam pembunuhan tersebut.
 
Baca juga: Staf Konsulat Beri Keterangan Terkait Jamal Khashoggi.
 
Sementara itu, juru bicara CIA menolak memberikan komentar. Juru bicara lainnya menyebut kunjungan direktur CIA dilakukan secara anonim, karena perjalanan ini mambawa isu yang sensitif.
 
Kekhawatiran kepala intelijen AS bagi Washington adalah jika Erdogan akan membuka detil pembunuhan Khashoggi yang akan memengaruhi Putra Mahkota Mohammed bin Salman. Sebab ia telah menjadi sekutu kunci bagi Trump dan saat ini menjadi penguasa Saudi secara de facto.



(FJR)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id