AS Siap Tawarkan Jaminan Keamanan kepada Korut
Pertemuan antara Menlu AS Mike Pompeo (kanan) dengan pemimpin Korut Kim Jong-un di Pyongyang, 9 Mei 2018. (Foto: AFP/KCNA via KNS)
Washington: Amerika Serikat (AS) bersiap menawarkan jaminan keamanan dan investasi swasta kepada Korut, jika Pyongyang bersedia menghentikan program senjata nuklirnya. Demikian disampaikan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo, Minggu 13 Mei 2018.

Selama ini, Korut belum pernah mau membayarkan harga yang diminta AS untuk melakukan denuklirisasi menyeluruh. Korut menganggap program senjata nuklir sebagai satu-satunya jaminan terhadap keselamatan negara.

Namun kedua negara kini sedang bersiap memasuki fase baru, menjelang pertemuan antara Presiden AS Donald Trump dengan pemimpin Korut Kim Jong-un di Singapura pada 12 Juni mendatang.


Baca: Alasan Singapura jadi Tempat Bertemunya Trump dan Kim Jong-un

Pertemuan tersebut merupakan kali pertamanya antara seorang presiden aktif AS dengan pemimpin Korut.

Sabtu kemarin, Korut mengaku akan menghancurkan situs nuklirnya bulan ini -- diapresiasi Trump sebagai "langkah yang sangat pintar."

Pompeo, yang telah dua kali bertemu Kim, mengatakan bahwa pemimpin Korut ini pintar dan mengikuti perkembangan pemberitaan media Barat. Ia juga menilai Kim sebagai pria yang mengetahui apa hal yang dapat dicapainya.

"Kami harus menyediakan jaminan keamanan," ujar Pompeo kepada Fox News Sunday. "Ini adalah negosiasi yang sudah tertunda selama 25 tahun. Tidak ada satu presiden pun yang bisa menempatkan Amerika di posisi saat ini," lanjut dia.

"Mata kami terbuka lebar mengenai risiko-risiko yang ada, tapi kami berharap Kim mau melakukan perubahan strategis," ungkap Pompeo.

Jika Kim mau membuat perubahan, tambah Pompeo, maka "Presiden Trump bersiap untuk memastikan terjadinya transisi yang sukses."



(WIL)