Seorang pria berada di Turnagain Arm, Anchorage, Alaska. (Foto: AFP)
Seorang pria berada di Turnagain Arm, Anchorage, Alaska. (Foto: AFP)

Temperatur di Alaska Capai Rekor Tertinggi

Internasional perubahan iklim
Willy Haryono • 06 Juli 2019 11:03
Alaska: Temperatur di negara bagian Alaska di Amerika Serikat mencapai rekor tertinggi di tengah gelombang panas yang melanda berbagai belahan dunia dalam beberapa pekan terakhir.
 
Menurut keterangan Badan Cuaca AS di Twitter, dikutip dari laman BBC, Sabtu 6 Juli 2019, suhu di bandara Anchorage di Alaska mencapai 32 derajat Celcius. Rekor tertinggi sebelumnya berada di bawah 30, dan rata-rata sepanjang tahun ini 18 derajat Celcius.
 
Alaska telah beberapa kali memecahkan rekor temperatur sepanjang musim semi, terutama di zona Arktika yang sensitif terhadap fluktuasi iklim.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menghangatnya Alaska dalam beberapa tahun terakhir sebagiannya terkait dengan penurunan jumlah es di lautan serta pemanasan Samudra Arktika. Kondisi semacam ini telah mengganggu kehidupan masyarakat lokal, hewan liar serta perekonomian negara bagian Alaska.
 
Mei lalu, sejumlah ilmuwan menduga perubahan iklim merupakan penyebab utama kematian ribuan burung puffin di Alaska. Disebutkan bahwa para puffin mati kelaparan karena ikan yang biasa mereka makan bermigrasi ke utara di tengah meningkatnya temperatur lautan.
 
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres berulang kali mengutarakan kekhawatirannya mengenai perubahan iklim.
 
Guterres menilai langkah politik global untuk menanggulangi perubahan iklim mulai memudar dan relatif tidak terdengar. Ia menyebut jika temperatur Bumi meningkat ke level yang mengkhawatirkan, maka akan ada banyak wilayah atau negara yang menderita.
 
"Kita semua sudah melihat bahwa komunitas global tidak berada di jalur yang benar dalam menerapkan Perjanjian Paris," ujar Guterres, merujuk pada kesepakatan perubahan iklim yang telah disepakati banyak negara di ibu kota Prancis pada 2015.
 
Salah satu isi Perjanjian Paris adalah mencegah kenaikan temperatur Bumi sebesar 1,5 derajat Celcius di atas level revolusi pra-industri.
 
Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern sebelumnya telah mengatakan bahwa perubahan iklim adalah "tantangan terbesar" yang dihadapi komunitas global.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif