medcom.id, Jakarta: Kematian John Lennon tidak luput dari pemberitaan dan perbincangan meski sudah berlalu lebih dari 30 tahun lalu. Pada bulan ini, tepatnya tanggal 20, pengajuan bebas bersyarat Mark David Chapman, pria yang menembak mati mantan vokalis The Beatles itu ditolak.
Di depan para hakim, Chapman mengungkapkan penyesalannya yang mendalam akibat tidakannya yang gegabah. "Saya minta maaf karena telah menyebabkan kepedihan seperti ini. Saya minta maaf karena bertindak seperti orang idiot dan memilih cara yang salah untuk meraih kebesaran," kata Chapman seperti dikutip dari The Independent.
Chapman mendapat hukuman untuk mendekam di penjara seumur hidup, tetapi dia terus mencoba melakukan permohonan bebas bersyarat, meski selalu ditolak.
Peristiwa nahas itu sendiri terjadi pada 8 Desember 1980 saat Chapman menembakkan lima peluru ke Lennon di halaman apartemen di Dakota, Amerika Serikat.
Alasan para hakim menolak permohonan bebas bersyarat Chapman adalah karena tindakan pria berusia 59 tahun itu telah melukai banyak pihak dan jika dibebaskan tidak menjadi contoh yang baik bagi masyarakat. (NME)
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan