Dian Sastro (Foto: Instagram @therealdisastr)
Dian Sastro (Foto: Instagram @therealdisastr)

Dian Sastro Jelaskan Teori "Identitas Bangsa Indonesia"

Hiburan agnez mo dian sastro
Cecylia Rura • 27 November 2019 14:21
Jakarta: Nama penyanyi asal Indonesia, Agnez Mo sejak Selasa, 26 November 2019 masuk dalam daftar trending topic di media sosial Twitter. Topik yang diangkat seputar pernyataan Agnez Mo yang menyebut tak memiliki darah Indonesia, artinya tak sepenuhnya Indonesia asli dan memiliki keturunan Jepang, Jerman, dan Cina, bagian dari kemajemukan di Indonesia.
 
Aktor Dian Sastrowardoyo ikut meramaikan topik ini dengan cuitan tentang teori yang dibuatnya tentang rasa nasionalisme bangsa. Dian menuliskan, rasa bangga terhadap Indonesia berbanding lurus dengan wawasan bangsa itu sendiri.
 
"Gue punya teori: bahwa rasa bangga kita sebagai bangsa Indonesia itu berbanding lurus dengan luasnya wawasan dan pengetahuan kita terhadap sejarah dan kebudayaan bangsa kita," tulis Dian, dikutip dari akun Twitter @therealDiSastr, Selasa, 26 November 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dian Sastro menyematkan gambaran kasar garis himpunan titik-titik ordinat sama dengan absis (y=x) dalam sistem koordinat Kartesius. Teori ini digunakan sebagai landasan mengukur besarnya jiwa nasionalisme seseorang terhadap negaranya.
 
Dalam bidang sistem koordinat Kartesius yang bertajuk Identitas Bangsa Indonesia itu, Dian Sastrowardoyo menjelaskan suku x sebagai takaran "Pengetahuan tentang siapa bangsa kita sebenarnya atau wawasan tentang sejarah dan budaya asli Nusantara".
 
Sementara suku y pada bidang sistem Kartesius, Dian menggunakan takaran untuk "Rasa bangga sebagai orang Indonesia". Menurut gambaran sistem koordinat Kartesius versi Dian Sastrowardoyo, semakin kecil wawasan warga terhadap negaranya, semakin kecil rasa memiliki atau menjadi bagian dari negara tersebut. Begitu pun sebaliknya ketika titik absis dan ordinat meninggi.
 
Persoalan tentang "Darah Indonesia" yang disebutkan Agnez Mo tampaknya nyaris salah tafsir oleh beberapa warganet. Agnez Mo mencoba menjelaskan dia merepresentasikan warga Indonesia yang indah dengan kemajemukannya meski tak menjadi bagian dari salah satu suku asli Indonesia contohnya Batak, Sunda, atau Dayak.
 
Penyanyi Anji menyempatkan diri mengirimkan dukungan lewat pesan personal melalui Instagram. Atas izin Agnez Mo, perbincangan mereka tentang wawancara Agnez Mo dan BUILD Series dibagikan Anji dalam bentuk tangkapan layar di Instagram.
 
"Padahal aku ngomong soal darahku. Ancestor. Tapi justru maksudnya bahwa walaupun aku minority (dan berbeda), tapi justru negara Indonesia mengajarkan culture INCLUSIVITY. Bhinneka Tunggal Ika. Lol. Tapi malah disalahartikan," cerita Agnez dalam pesan kepada Anji.

 

(ASA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif