Irene Red Velvet (Foto: ist)
Irene Red Velvet (Foto: ist)

Bersikap Kasar ke Penata Gaya, Irene Red Velvet Minta Maaf

Hiburan selebritas k-pop
Sunnaholomi Halakrispen • 23 Oktober 2020 21:55
Jakarta: Irene yang merupakan member Red Velvet secara pribadi telah meminta maaf setelah kontroversi yang tersebar luas baru-baru ini. Hal itu terkait perilakunya terhadap seorang penata gaya atau stylist.
 
Awalnya SM Entertainment membuat pernyataan resmi untuk mengumumkan bahwa Irene secara pribadi bertemu dengan stylist yang mengunggah postingan aslinya. Irene duduk dan meminta maaf atas perilakunya.
 
"Ini SM Entertainment. Kami ingin memberikan komentar tentang artikel yang diposting tentang Irene oleh seorang stylist," tulis SM pihak Entertainment dikutip dari Koreaboo.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Irene bertemu langsung dengan stylist sore ini, dan dengan tulus meminta maaf atas rasa sakit yang dia timbulkan kepada stylist karena sikap ceroboh dan ledakan emosi serta tindakannya. Kami sangat menyesal telah mengkhawatirkan banyak orang dengan imejnya yang tidak dewasa," tambah mereka.
 
SM Entertainment juga menyatakan bahwa mereka merasa bertanggung jawab atas insiden tersebut. Mereka pun berjanji untuk berubah menjadi yang lebih baik lagi.
 
Pihak mereka menyatakan bahwa SM Entertainment tidak bisa melupakan kerja keras yang dilakukan oleh semua staf, baik untuk perusahaan maupun artis.
 
"Kami akan memastikan bahwa hal seperti ini tidak terjadi lagi, untuk semua orang yang bekerja dengan kami. Sekali lagi, kami ingin meminta maaf karena telah menimbulkan kekhawatiran bagi banyak orang," papar mereka.
 
Selanjutnya, Irene menindaklanjuti pernyataannya sendiri melalui postingan di Instagram pribadinya. Unggahan gambar yang dihitamkan itu dilengkapi dengan penjelasan detail permintaan maaf.
 
"Ini Irene. Saya dengan tulus meminta maaf, karena telah menyakiti stylist dengan sikap bodoh dan kata-kata serta tindakan saya yang ceroboh," aku Irene.
 
Ia menyesali dan merenungkan fakta yang telah terjadi selama ini. Hal tersebut merujuk pada perilakunya yang tidak dewasa, yang telah menyakiti banyak orang yang setia bekerja dengannya.
 
"Kejadian baru-baru ini membantu saya melihat kembali masa lalu saya, dan saya merasa malu dengan perilaku, tindakan, dan kata-kata saya yang kurang. Saya sekali lagi menyadari pentingnya anggota staf kami," ungkapnya.

 
Halaman Selanjutnya
Selain itu, ia berjanji pada…
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif