Maria Ozawa Kesal dengan Perlakuan Petugas Imigrasi Bali

Cecylia Rura 07 November 2018 17:48 WIB
Maria Ozawa
Maria Ozawa Kesal dengan Perlakuan Petugas Imigrasi Bali
Maria Ozawa memberikan penjelasan usai dimintai keterangan oleh petugas di Kantor Imigrasi Kelas I Denpasar, Bali, Rabu (7/11/2018) dini hari. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf
Jakarta: Mantan bintang film dewasa asal Jepang, Maria Ozawa membagikan pengalaman buruk saat tengah berada di Bali. Melalui akun media sosial Instagram, Rabu, 7 November 2018, ia bercerita dua orang tak dikenal mengaku dari pihak imigrasi tiba-tiba menyergapnya di tengah pesta ulang tahun kerabatnya, Barbie Nouva.

Mereka meminta Maria Ozawa menunjukkan paspor. Nahas, kedua orang itu kemudian berlari membawa kabur paspor dari aktris yang juga dikenal dengan panggilan Miyabi itu.

"Mereka lalu berlari tanpa kata-kata sambil membawa paspor saya. Kami semua panik dan memanggil orang-orang. Pesta dibatalkan dan saya langsung menuju kantor imigrasi di Bali," paparnya.

Usut punya usut, pihak imigrasi mengatakan ada seseorang di pesta memanggil petugas imigrasi untuk menemui Miyabi. Anonim itu melaporkan, Miyabi datang untuk urusan bisnis bahkan sesuatu hal buruk yang tidak dia lakukan.

Setelah menjalani wawancara selama dua jam, beberapa petugas imigrasi menghampiri Miyabi dan meminta swafoto bersama. Tindakan ini membuat Miyabi kesal.

"Setelah bercakap-cakap tidak penting selama dua jam di kantor, mereka mencetak beberapa kertas untuk saya tanda tangani, mengembalikan paspor saya, dan berulang kali mengatakan bahwa saya begitu terkenal di Indonesia."

"Ketika saya keluar dari kantor imigrasi, mereka meminta foto selfie bersama. Sungguh? Apakah pihak imigrasi membual cerita, mengintai saya, mengumpulkan informasi, mengambil paspor saya dan tahu saya akan datang mengambilnya hanya untuk bisa berfoto dengan saya? Ini benar-benar salah," ungkapnya.

Ia paham sebagai sosok terkenal, bahkan di negara orang ia merasa tersanjung. Namun, tindakan petugas imigrasi di Bali benar-benar membuatnya resah. Perlakuan ini diakuinya bukan kali pertama ketika berkunjung ke tanah air.

"Berhenti mengganggu saya setiap kali saya berkunjung ke Indonesia. Saya betul-betul membutuhkan ruang pribadi. Bangun Indonesia, saya yakin kalian jauh lebih baik," tuturnya.

Miyabi menjalani pemeriksaan di kantor Imigrasi Bali pada Selasa, 6 November 2018 sekitar pukul 23.00 WITA hingga 03.00 WITA.

Sementara itu, dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Imigrasi Kelas I TPI Denpasar membenarkan telah melakukan pemeriksaan terhadap Maria Ozawa. Pihak Imigrasi awalnya mengaku mendapat informasi dari masyarakat adanya Warna Negara Jepang sedang berada di sebuah acara di di Revayah Ayung Villa, Jalan Sekar Tunjung XII No. 188, Kesiman, Denpasar

"Setelah acara tersebut selesai, tim Intelijen dan Penindakan Keimigrasian meminta kepada penyelenggara dan WNA yang dimaksud untuk menunjukkan dokumen keimigrasian (paspor) dan meminta yang bersangkutan untuk ikut ke Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar guna dilakukan klarifikasi terhadap kegiatan dan keberadaan yang bersangkutan."

"Karena tidak ada pelanggaran Keimigrasian yang dilakukan oleh Sayaka Stephanie Strom atau Maria Ozawa, maka tidak ada Tindakan Keimigrasian yang dikenakan kepada yang bersangkutan dan diperbolehkan untuk meninggalkan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar," tulis Imigrasi.

View this post on Instagram

I’m sure most of you guys know by now about the horrible experience I had to go through yesterday around 11pm-3am at immigration of Bali, Indonesia.  I was attending a birthday party of my good friend Barbie Nouva and as the party was ending , two guys suddenly came up to me and said they wr ppl from the immigration and needed to see my passport and as cheesy as it sounded I had no choice but to show it to them and the next second they just ran off w/o saying anything with my passport ...!!! WE ALL PANICKED called up some people..Canceled the party and went straight to the immigration office. ...... LONG STORY SHORT the officers told me  that someone from the bday party called up the immigration office and told them I’m trying to do something bad or business or whatever and telling all the lies,rumors anything to get me into trouble . Like WTF !!!! And after talking about NONSENSE for 2hrs in the office , they printed out some papers for me to sign.. gave me back my passport, told me over and over how FAMOUS I am in Indonesia and as I was walking out from the office,they asked me to take a selfie with them... Like what!?Seriously ? So did the immigration people make up stories and snoop around ,gathered Information, track me down  take my passport ( knowing I will come get it) JUST TO TAKE A SELFIE WITH ME!? This is so wrong in so many ways .. I’m glad I’m well known but this country needs to change, these people are erasing the “good” people out there.  Stop harassing me every time I visit Indonesia .. Clearly I need more privacy . Wake up Indonesia I know you guys are better .

A post shared by Maria.Ozawa (@maria.ozawa) on




 

(ELG)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id