Prasetyo Nurhardjanto di acara Vaksin Slank untuk Indonesia (Foto: dok. Metro Tv)
Prasetyo Nurhardjanto di acara Vaksin Slank untuk Indonesia (Foto: dok. Metro Tv)

Slank Kenalkan Pendonor Darah Aktif Sejak 1989

Hiburan donor darah slank Vaksin Slank untuk Indonesia
Sunnaholomi Halakrispen • 17 September 2021 21:07
Jakarta: Personel Slank memperkenalkan seorang pria yang aktif mendonorkan darahnya sejak tahun 1989. Bahkan, pria bernama Prasetyo Nurhardjanto ini tak hanya mendonorkan darahnya.
 
Pras, sapaannya, telah 213 kali melakukan donor. Dosen sekaligus profesional human resources di perusahaan e-commerce ini 70 kali donor darah merah dan 138 kali donor trombosit, per Agustus 2021. Selain itu, Pras juga membantu pasien covid-19 dengan lima kali donor darah konvalesen.
 
Ketulusan hatinya itu membuat Pras mendapatkan khusus dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Tepatnya, penghargaan satya lencana kebaktian sosial. Drummer Slank, Bimbim, pun penasaran bagaimana Pras bisa lima kali melakukan donor darah konvalesen.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Mas Pras sempat donor darah konvalesen sampai lima kali ya? Itu bagaimana ceritanya sih? Apakah dalam jangka waktu dekat kah?" tanya Bimbim dalam program Vaksin Slank untuk Indonesia di Metro TV.
 
"Jangka waktunya tiga bulan. Itu tahun lalu waktu saya terpapar covid-19 cukup parah," jawab Pras.
 
Pras mengatakan bahwa dirinya sempat mengalami gejala berat saat terpapar covid-19. Ia dirawat secara intensif selama 12 hari di salah satu rumah sakit. Kala itu, ia telah mengetahui sebutan plasma kovalesen sebagai salah satu terapi.
 
"Terus terang, saat saya kritis saya berjanji kalau sembuh saya akan donor darah konvalesen. Begitu sembuh, saya mengikuti aturan 14 hari setelah negatif saya donor dan setiap dua minggu saya donor," kenangnya.
 
Hingga akhirnya, Pras dinyatakan hanya bisa melakukan donor darah konvalesen sebanyak lima kali. Sebab, jumlah antibodi dalam darahnya alias titer antibodi dalam tubuhnya tidak seperti dahulu.
 
"Saya berhenti karena titer antibodi saya sudah tidak memadai. Jadi itu sangat tergantung dengan titer antibodi kita. Kalau titer antibodi kita sudah tidak memadai, kita sudah tidak bisa mendonor darah konvalesen lagi," jelasnya.

Vaksin Slank untuk Indonesia


Sementara itu, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin Slank untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental.
 
Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus". Tetapi, juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.
 
"Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin Slank untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat," terang drummer Slank, Bimbim.
 
"Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," tambahnya.
 
Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.
 
(ELG)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif