Dokter Tirta (Foto: Instagram @dr.tirta)
Dokter Tirta (Foto: Instagram @dr.tirta)

Mengaku Blunder, dr Tirta Beberkan Alasannya Beri Uang Rp80 Juta ke Adam Deni

Adri Prima • 18 Februari 2022 15:06
Jakarta: Tirta Mandira Hudhi alias dokter Tirta membeberkan alasannya memberikan uang sebanyak Rp80 juta kepada terdakwa kasus ilegal akses yang juga pegiat sosial media, Adam Deni
 
Tirta menyebut dirinya terpaksa memenuhi permintaan Adam Deni karena tidak ingin foto-fotonya saat copot masker disebarluaskan. 
 
Di sisi lain, Tirta terpaksa membayar karena dirinya tidak ingin memperpanjang masalah. Terlebih lagi ia tak ingin menciderai citra organisasinya, Ikatan Dokter Indonesia (IDI). 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Karena saya nggak mau ribet. Saya sebagai figur yang dipercaya organisasi, dan itu blunder saya aja latihan nembak, copot masker," kata Tirta dikutip dari Youtube Deddy Corbuzier, Jumat, 18 Februari 2022.
 
Dokter yang juga pengusaha itu tidak mau menyimpulkan hal tersebut sebagai pemerasan. Pasalnya saat memberikan uang ia dan pihak Adam Deni membuat Surat Perjanjian Kerjasama (SPK). Setelah memberikan uang Rp80 juta, Tirta juga meminta Adam Deni ikut serta dalam edukasi Covid-19 serta membantu UMKM.
 
"Pertemuannya itu di coffee shop, ada transaksi, dia telepon lawyernya, dipandu buat spk (surat perjanjian kerjasama). Dan di spk itu memang teman-temannya ADG (Adam Deni Gearka) ini tuh bilang, SPK itu mengatakan sangat krusial, ditandai materai, pasalnya saya tulis secara manual. Pembiayaan itu (Rp 80 juta) dianggap biaya kerja sama, dua belah pihak tidak ada yang bahas ini lagi," kata Tirta dikutip dari Youtube Deddy Corbuzier, Jumat, 18 Februari 2022.
 
Nama Adam Deni mulai dikenal publik saat ia melaporkan musisi Jerinx terkait isu selebritas yang menerima endorse Covid-19. Saat kasus Jerinx bergulir di pengadilan, Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri justru menangkap Adam terkait kasus dugaan mengunggah dan mentransmisikan dokumen elektronik milik orang lain tanpa izin. 
 
Adam Deni dijerat Pasal 48 ayat 1, 2, 3 Juncto (Jo) Pasal 32 ayat 1, 2, dan 3 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).
 
(PRI)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif