Anji (Foto: Instagram @duniamanji)
Anji (Foto: Instagram @duniamanji)

Anji Tak Menyangka Wawancara dengan Hadi Pranoto jadi Masalah

Hiburan anji Artis dan Virus Korona
Dhaifurrakhman Abas • 11 Agustus 2020 08:45
Jakarta: Musisi sekaligus YouTuber, Erdian Anji Prihartanto, mengaku tak menyangka wawancaranya dengan Hadi Pranoto terkait obat Antibodi Covid-19 di YouTube berujung perkara. Dia bermaksud ingin memberikan informasi baik.
 
"Saya melakukan wawancara itu karena saya melihat kita semua sudah jenuh, lelah dengan pandemi ini. Lalu tiba-tiba ada harapan, buat saya ini adalah kebaikan untuk dibagikan. Tapi saya tidak menyangka sih bahwa impact-nya ternyata seperti ini," kata Anji di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin 10 Agustus 2020.
 
Apalagi, Anji menuturkan, Hadi Pranoto yang menjadi narasumbernya sudah pernah menjadi pembicara teekait obat covid-19 di media nasional serta lokal daerah Lampung. Hal ini membuatnya yakin jika Hadi Pranoto merupakan narasumber kompeten.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Seperti yang saya sebutkan di klarifikasi, bahwa sebelum saya melakukan interview di sana, itu memang sudah ada beberapa media melakukan interview. Saya mendengarkan materinya, bahkan tanggal 29 Juli itu, materi interview itu sudah ditayangkan, oleh medianya. Lalu saya melihat, saya juga mencari di google," ucap Anji.
 
Lebih lanjut, Anji mengatakan perkara wawancaranya dengan Hadi Pranoto akan menjadi pelajaran untuk dia kedepannya. Dia akan lebih cermat dalam memilih pembicara atau narasumber untuk konten YouTube-nya.
 
"Yang jelas banyak pelajaran. Ternyata saya tidak bisa percaya dengan media yang ada di Indonesia juga. karena sejak sebleumnya berita Hadi ini udah ada di media online sejak 30 April. Dan ketika saya wawancara di sana ada media lokal dan nasional juga dengan materi wawancara yang hampir sama dengan yang saya buat. Dan entah kenapa yang viral saya. Jadi buat saya pelajarannya banyak sekali," terang Anji.
 
Erdian Anji Prihartanto, mulai diperiksa di Polda Metro Jaya pada Senin pagi, 10 Agustus 2020. Dia diperiksa terkait konten wawancaranya di YouTube-nya dengan Hadi Pranoto yang mengklaim telah membuat obat antibodi untuk mencegah dan menyembuhkan covid-19.
 
Sayangnya, pendapat Hadi Pranoto ditentang akademisi, ilmuwan, ikatan dokter Indonesia (IDI), Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, influencer, hingga masyarakat luas. Hingga akhirnya, Anji dan Hadi dilaporkan ke Polda Metro Jaya karena wawancara mereka dianggap mengandung unsur pidana.
 
Keduanya dilaporkan melanggar Pasal 28 ayat (1) Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) juncto Pasal 45a Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 dan atau Pasal 14 dan Pasal 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.
 
Anji kemudian diperiksa oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya pada Senin 10 Agustus 2020. Dalam pemeriksaan tersebut, Anji dicecar 45 pertanyaan seputar identitas diri hingga kronologi wawancaranya dengan Hadi Pranoto di Lampung.
 
"Tadi ada sekiar 45 pertanyaan tapi butirnya sampai E. Satu pertanyaan ada butir A, B, C, D,E," tandas Anji.
 
(ASA)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif