Seungri (Foto: NME)
Seungri (Foto: NME)

Seungri Minta Penundaan Wajib Militer

Hiburan k-pop
Purba Wirastama • 15 Maret 2019 15:04
Seoul: Lee Seung-hyun alias Seungri, eks personel Big Bang yang terjerat kasus prostitusi dan muncikari besar, telah menjalani pemeriksaan tahap kedua pada Jumat pagi tadi, 15 Maret 2019. Begitu keluar dari kantor kepolisian pusat Seoul, Seungri mengungkapkan rencana untuk meminta penundaan wajib militer.
 
Menurut jadwal seharusnya, Seungri akan mulai menjalani wajib militer (wamil) pada 25 Maret 2019 mendatang.
 
Rencana ini dipastikan oleh YG Entertainment sebelum mereka memutus kontrak kerja sama dengan Seungri pada 13 Maret. Pihak administrasi militer juga menyatakan jadwal wamil Seungri akan berjalan sesuai rencana kecuali Seungri ditangkap atau dipenjara.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Aku telah menyelesaikan pemeriksaan hari ini," kata Seungri di kantor polisi Seoul kepada wartawan lokal Chosun.com, seperti dikutip oleh Soompi.
 
"Jika memungkinkan, aku berencana menunda tanggal wajib militerku. Aku akan membuat permintaan resmi hari ini kepada Military Manpower Administration (administrasi tenaga kerja militer). Jika mereka memberi izin, aku akan menunda jadwal supaya bisa menyelesaikan pemeriksaan sampai akhir," lanjutnya.
 
Ini adalah pemeriksaan kedua Seungri setelah namanya terjerat skandal besar, yang awalnya terungkap dari kasus penyerangan dan prostitusi di klab Burning Sun pada akhir Januari 2019. Dia diperiksa pada Kamis, 14 Maret. Setelah usai, dia keluar dari kantor kepolisian Seoul pada Jumat pagi.
 
Selain menyatakan rencana menunda wajib militer, Seungri tidak menjawab pertanyaan apapun dari wartawan.
 
Sementara itu, Kepala Military Manpower Administration Ki Chan Soo telah memberi respons atas rencana Seungri. Chan Soo menyebut penundaan semacam ini mustahil dilakukan.
 
"Tidak ada dasar hukum yang mengizinkan administrasi tenaga kerja militer untuk menunda kewajiban Seungri. Jika situasinya tetap seperti ini, Seungri akan diperiksa di kemiliteran setelah masuk," kata Chan Soo.
 
"Jika dia membuat permintaan untuk menunda tanggal masuk Wamil, kami akan melihat alasannya dan memeriksa dengan seksama," imbuhnya.
 
Selain Seungri, pentolan grup musik Drug Restaurant, Jung Joon Young, juga baru saja diperiksa oleh polisi pada hari ini. Dia terjerat sangkaan pelanggaran merekam video secara ilegal dan mendistribusikannya. Joon Young adalah salah satu anggota grup percakapan terkait prostitusi yang diungkap oleh media funE SBS Korea Selatan.

 

(ASA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi