Reza Arap dan Doni Salmanan/Instagram
Reza Arap dan Doni Salmanan/Instagram

Reza Arap Matikan Fitur Donasi di Live Stream Usai Saweran Doni Salmanan Bermasalah

Sri Yanti Nainggolan • 07 April 2022 14:46
Jakarta: Gamer Reza Oktovian alias Reza Arap mengungkapkan dirinya kini mematikan fitur donasi saat live streaming. Ia kapok setelah menerima saweran dari tersangka kasus investasi bodong trading binary option lewat aplikasi Quotex, Doni Muhammad Taufik alias Doni Salmanan. 
 
"Gue udah matiin donation sih sekarang kalau live streaming," ucap Reza Arap dalam Youtube Deddy Corbuzier, Rabu, 6 April 2022. 
 
Lagipula, donasi bukanlah sumber penghasilan utama baginya. Reza Arap live streaming game untuk mengisi waktu luang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Di luar musik, emang gue live streaming. Buat isi waktu aja. Tapi itu bukan niat buat cari duit di situ juga," terang anggota grup musik Weird Genius itu. 
 
Baca: Uang dari Doni Salmanan Disita, Begini Respons Reza Arap
 
Sejauh ini, Reza Arap mengaku sudah tak berminat menerima saweran lagi. Ia tak bisa memastikan kapan opsi donasi akan dia buka lagi. 
 
"Sekarang karena kejadian ini, gue males ke depannya bakal ada kejadian kayak gini lagi. Ya gue matiin dulu donasinya untuk waktu yang gue belum tentukan, mungkin selamanya," papar dia. 
 
Seperti diketahui Reza Arap menerima uang saweran Rp1 miliar dari Doni Salmanan pada Juli 2021 lalu. Donasi tersebut diberikan Doni saat Reza Arap melakukan siaran langsung game online. 
 
Baca: Tak Genap Rp1 M, Ini Penyebab Reza Arap Hanya Kembalikan Uang Doni Salmanan Rp950 Juta
 
Doni Salmanan ditetapkan tersangka kasus investasi bodong trading binary option lewat aplikasi Quotex pada Selasa malam, 8 Maret 2022. 
 
Doni Salmanan dijerat dengan 45 ayat (1) juncto Pasal 28 Ayat (1) Undang-Undang ITE, dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara. Selain itu, Pasal 378 KUHP dengan ancaman penjara 4 tahun. 
 
Crazy rich asal Bandung itu juga dijerat Pasal 3 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang. Ancaman hukumannya, 20 tahun penjara dan denda maksimal Rp10 miliar.
 
(SYN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif