Cinta Laura (Foto: Instagram @claurakiehl)
Cinta Laura (Foto: Instagram @claurakiehl)

Cinta Laura Dukung Jokowi

Hiburan Seleb Bicara Pilpres 2019
Purba Wirastama • 05 Maret 2019 16:18
Jakarta: Nama artis Cinta Laura Kiehl belakangan disebut-sebut dalam pertarungan politik Pemilu Presiden 2019. Kubu Jokowi-Ma'ruf, sebagai tanggapan atas pernyataan kubu Prabowo-Sandi, menyebut bahwa Cinta Laura lebih layak menjadi presiden karena kemampuan bahasa Inggrisnya lebih bagus ketimbang Prabowo.
 
"Kalau menjadi presiden, bahasa Inggrisnya harus hebat, Pak Prabowo kalah dari Cinta Laura. Cinta Laura saja yang menjadi presiden," kata Hasto Kristiyanto, Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf di Lampung, Minggu, 3 Maret 2019.
 
Sebelumnya, kubu Prabowo melempar wacana bahwa calon presiden dan wakil presiden harus bisa berbahasa Inggris dengan baik. Sempat ada usulan kepada Komisi Pemilihan Umum, supaya debat Pilpres 2019 digelar dalam bahasa Inggris.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Begitu tahu namanya disebut, Cinta angkat bicara lewat media sosial. Dia berkicau di Twitter dan mengutip pernyataan Hasto yang mengatakan dia layak menjadi presiden.
 
Dengan memakai salah satu rayuan gombal dalam novel dan film Dilan, setengah berkalakar, Cinta menyatakan tidak sanggup menjadi presiden dan sekaligus mendukung Jokowi agar terpilih lagi.
 
"Jadi Presiden itu berat! Biar Pak Jokowi saja!" tulis Laura (@xcintakiehlx) kepada 3,5 juta akun pengikutnya di Twitter.
 
Dalam hitungan, kicauan ini viral dengan 270-an kicauan balasan, 2.700-an retweet, dan 4.200 likes. Cinta juga sempat merespons beberapa kicauan balasan yang menyerang Jokowi. "Hoax juga!" tulis Cinta kepada pengguna yang menyebut Jokowi "pandai ngibulin rakyat".
 
Cinta adalah salah satu aktris dan penyanyi yang telah mendukung Jokowi sejak 2014. Lima tahun silam, dia pernah membawakan Jokowi, kue ulang tahun berhiaskan miniatur bajaj sebagai simbol kesederhanaan.
 
Pemungutan suara untuk Pemilu Presiden dan Legislatif akan digelar serentak pada Rabu, 17 April 2019. Dua episode debat telah digelar pada 17 Januari dan 17 Februari 2019. Debat ketiga akan digelar pada 17 Maret dan mempertemukan kedua kandidat wakil presiden.
 


 

(ASA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif