Dihimpun dari laman The Blast, Bree Mills menawarkan Willow kesempatan untuk menyutradarai film dewasa, serial berbasis digital atau dokumenter pilihan Willow Smith. Dia juga menjanjikan Willow Smith memiliki kendali penuh termasuk soal artistik proyek film tersebut.
Bree Mills adalah sineas sekaligus presiden untuk Gamma Films dan wakil presiden konten untuk Gamma Entertainment berbasis di Montreal, Kanada. Tawaran proyek ini adalah bentuk terima kasih Bree Mills kepada Willow yang angkat bicara melawan stigma industri pornografi.
"Film dewasa yang artistik dan progresif memberikan peluang bagi orang untuk melakukan eksplorasi dan menciptakan koneksi seputar isu seksualitas yang sangat sulit ditemukan dalam aspek lain dalam masyarakat dan sistem edukasi," ungkap Bree, dikutip dari Aceshowbiz.
Willow Smith dalam perbincangan dengan ibunya, Jada Pinkett Smith dan nenek Adrienne Banfield-Norris dalam episode terbaru Red Table Talk di acara Facebook Watch, mempertimbangkan tawaran tersebut jika film itu memiliki nilai seni artistik.
Meski demikian, Willow belum mengungkapkan apakah akan menerima tawaran tersebut atau tidak. Semula, Jada Pinkett Smith cukup merasa ngeri dalam perbincangan tersebut, tetapi dia kemudian mengaku sempat terpikat dengan pornografi.
Willow Smith sendiri mengaku pertama kali menyaksikan konten eksplisit melalui daring pada usia 11 tahun. Namun, dia bersikeras tidak terpengaruh karena dapat mendiskusikan hal itu dengan keluarganya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News