Slank (Foto: dok. mi)
Slank (Foto: dok. mi)

Momen Pertama Slank Berkenalan dan Terkesan dengan Jokowi

Hiburan slank
Cecylia Rura • 03 Agustus 2019 21:10
Jakarta: Slank ikut menyatakan dukungan terhadap Jokowi saat maju dalam Pilpres 2014. Namun, bagaimana keputusan itu diambil? Ternyata ada momen spesial dan membuat Slank terkesan dengan sosok Jokowi.
 
Bim Bim, penabuh drum sekaligus pendiri Slank menceritakan awal pertemuan Slank dengan Jokowi. Saat itu, Slank tengah manggung di Solo dan mendengar kabar soal Wali Kota Solo yaitu Joko Widodo yang mendapatkan penghargaan. Ingin bertemu, Slank meminta tolong kepada panitia mempertemukan mereka dengan Jokowi.
 
"Mau ketemu. Akhirnya janjian diterima sama Jokowi, anak-anak ikut. Sampai di situ Abdee bertanya-tanya siapa wali kota, siapa Jokowi? Sampai di sana tadinya cuma mau say hi karena melihat dapat award, dia di sana tiba-tiba kedatangan Slank masih presentasi soal apa yang sudah dia lakukan, apa yang akan dia perbuat," cerita Bim Bim dalam acara Shindu's Scoop Medcom ID.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Saat bertamu, Slank dibuatkan video presentasi oleh Jokowi. Slank menilai sosok Jokowi orang yang serius membenahi kotanya. Bim Bim menceritakan, mereka bahkan membuat daftar orang-orang baik yang pantas menjadi negarawan di Indonesia. Meski mereka sendiri tak mengenal orang-orang tersebut.
 
"Era itu kita lagi bikin list Revolusi Cinta, itu adalah list karena kita capek sama keadaan politik Indonesia kita mencoba mencari orang-orang baik. Daftar itu satu pun enggak ada yang kita kenal. Cuma karena dia itu baik, tulis, simpan," kata Bim Bim.
 
Selain perkenalan pertama, Slank ikut terkesan saat Slank yang dijadwalkan membuka Liga Indonesia di Solo terpaksa dibatalkan.
 
"Izinnya dipermasalahkan, Slank enggak bisa manggung. Pak Jokowi bilang, enggak apa-apa enggak manggung, kita nonton aja. Ini bukan Jokowi juga yang manggil, si Liga-nya," kenang Bim Bim.
 
Mereka dipersilakan duduk menyaksikan pertandingan, tetapi kursi mereka justru diberikan kepada para pejabat. Jokowi kemudian memberikan kursi jajaran wali kota untuk Slank.
 
"Padahal kursi itu sudah ditulis nama Slank. Era itu, bunda orangnya enggak peduli, ini kursi Slank. Tapi namanya pejabat enggak mau ngalah. Tahu apa yang dilakukan Jokowi? Melihat itu, dia bilang sini-sini, kursi jajaran wali kota buat Slank, dia duduk di tangga bawah. Itu momentum Slank bahwa ini orang harus kita dorong," kata Bim Bim.
 
Menurut Bim Bim, tindakan Jokowi saat itu bukan bagian dari pencitraan.
 
"Enggak ada kamera, enggak ada yang capture juga. Enggak ada yang tahu," kata Bim Bim.
 

 

 

(ELG)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif