Jakarta: Pak Ogah alias Abdul Hamid meninggal dunia kemarin malam. Jenazah Pak Ogah pun dimakamkan di TPU Jatisari, Bekasi siang tadi.
Saat prosesi pemakaman dan penurunan jenazah, Dono, anak dari Pak Ogah terlihat ingin membantu. Namun, karena dikuasai tangis sehingga dia tak mampu ikut membantu menurunkan sang ayah ke liang lahat. Prosesi pemakaman terus dilanjutkan hingga saat jenazah perlahan ditutup oleh tanah.
Seluruh tangis keluarga pecah mengiringi. Dono menangis paling keras, tak rela melepas sang Ayah. Melihat itu, sang Ibu berusaha menenangkan Dono.
"Sudah, sudah Don, ikhlas,” kata Yuyun, Kamis (29/12/2022).
Usai prosesi penguburan selesai, menaruh foto Pak Ogah di samping nisan. Lalu disusul oleh doa yang dipimpin ustadz untuk menutup penguburan hari itu.
Faktor umur yang sudah tua membuat banyak penyakit bersemayam di dalam tubuh Pak Ogah. Salah satunya adalah penyumbatan darah di otak yang membuat psikisnya terganggu. Akibatnya, Pak Ogah mudah marah dan sering mengusir orang-orang yang datang ke rumah untuk menjenguknya. Sang istri, Yuyun, juga mengungkapkan bahwa beberapa hari belakangan ini, Pak Ogah terlihat kehilangan nafsu makannya dan tubuhnya semakin melemas.
(Shelviola Marselren)
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan