Nadine Chandrawinata (Foto: instagram)
Nadine Chandrawinata (Foto: instagram)

Nasihat Nadine Chandrawinata bagi Pengguna Botol Plastik

Hiburan nadine chandrawinata Indonesia Green Summit 2021
Gervin Nathaniel Purba • 27 Juli 2021 22:12
Jakarta: Ajakan masyarakat untuk mulai mengurangi sampah plastik telah dilakukan sejak bebeberapa tahun belakangan. Salah satu kampanye yang sering didengar ialah mengganti penggunaan botol kemasan dengan membawa tumbler dari rumah.
 
Meskipun tumbler sudah menjadi gaya hidup baru, namun tidak semua orang masih terbiasa dengan gaya hidup ini. Sebagian masih merasa lebih praktis membeli minuman kemasan ketimbang tumbler yang harus diisi ulang. Apalagi jika tidak ada tempat pengisian air minum terdekat.
 
Bagi Penggiat/Influencer Lingkungan Hidup Nadine Chandrawinata, masalah ini harus disikapi dari berbagai sisi. Yang pasti, Nadine mengingatkan agar sebisa mungkin tumbler selalu dibawa.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Namun, jika tidak membawa tumbler ketika beraktivitas di luar, membeli botol minum kemasan memang tidak bisa dihindarkan. Memang tidak ada yang salah. Namun yang harus diperhatikan cara kita mempergunakan botol kemasan tersebut.
 
"Kita harus membeli botol kemasan plastik karena kita haus. Setelah minum, kita juga harus mengerti untuk tidak membuangnya sembarangan. Ini salah satu tindakan bijak untuk mengubah pola hidup yang lebih baik lagi," kata Nadine, dalam webinar Media Group News Summit Series bertajuk Indonesia Green Summit 202 Bergerak Selamatkan Bumi, Selasa, 27 Juli 2021.
 
Dalam paparannya, Nadine mengajak untuk merenungkan kembali fungsi dasar plastik. Pada dasarnya, plastik diciptakan juga untuk mempermudah kebutuhan setiap orang.
 
"Kita lihat juga (bungkus) obatan-obatan semuanya dari plastik. Ponsel dari teknologi kita juga dari plastik.Tapi dari situ kita dipermudah akan segala hal. Semua jadi lebih gampang," ujar Nadine.
 
Pada dasarnya, plastik yang dibuang tidak pada tempatnya, apalagi dibuang sembarangan, merupakan ulah manusia itu sendiri. "Jadi yang salah adalah perilaku kita," katanya,
 
Founder & CEO Kibumi.id Hadiyan Faris Azhar juga sepemikiran dengan Nadine. Lingkungan yang tercemar akibat sampah plastik sebetulnya karena perilaku manusia yang tidak bijak dan tidak peduli pada kelestarian lingkungan.
 
"Memang yang salah bukan plastiknya. Kan tidak ada kaki mereka untuk jalan ke laut. Memang kebiasaan kita yang salah dalam menggunakan plastik," kata Faris.
 
(ELG)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif