Oka mengatakan, ia selalu merasa ingin bermesraan dengan sang istri dengan membuatnya merasa senang. Hal yang selalu ia tunggu-tunggu adalah saat-saat bercakap-cakap dengan sang istri di rumah. Percakapan intim dengan sang istri biasanya ia mulai dengan sesuatu yang membuatnya merasa senang. "Biasanya gue ngebuka percakapan dengan nanya, apa yang dia lakukan hari itu, baru akhirnya berlanjut kepada sesuatu yang bisa membuat kita menjadi lebih mesra," ujar Oka.
Ketika ditanya, seperti apa percakapan itu, Oka bercerita pengalamannya ketika premier film The Raid 2 yang lalu, saat Oka sedang diwawancara para pewarta dan harus meninggalkan sang istri sendirian. "Gue selalu ngasih tau dia, kalo setiap kali gue lagi diwawancara, lagi jauh dari dia, gue selalu merhatiin dan ngeliatin dia, mata gue selalu nyari dia. Gue nggak pengen ada perempuan cantik tapi kok sendirian dan itu tuh istri gue. Kadang-kadang kalau gue ngomong gitu, biasanya istri gue langsung seneng "oh kamu ngeliat aku kayak gitu"," cerita Oka.
Oka menceritakan, bahwa istrinya memiliki keistimewaan yang tidak dimiliki semua wanita. "Gue suka gaya jalannya dia, cara dia ngebenerin rambut, cara dia bicara, itu gue suka semua. Dan istri gue itu nggak pernah membatasi gue untuk melakoni setiap adegan dalam seni peran, selama itu masih dalam batas wajar. Istri gue adalah magnet terbesar buat gue, sampe bisa bikin gue bingung, nggak ada cewek lain yang kayak dia, dan bikin gue sadar, cewek-cewek di luar sana nggak ada yang cocok sama gue, cuma dia aja yang bikin gue tertarik," ujar Oka. Dirinya merasa sangat bersyukur memiliki istri seperti dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News