AQJ (Foto:Antara/Rakata Sidharta)
AQJ (Foto:Antara/Rakata Sidharta)

Vonis AQJ: Dikembalikan kepada Orangtua

Agustinus Shindu Alpito • 16 Juli 2014 13:49
medcom.id, Jakarta: AQJ boleh tersenyum bahagia. Hari ini hakim menjatuhkan vonis dikembalikan kepada orangtua.
 
Sidang yang dipimpin hakim ketua, Ibu Petrianti, itu tentu saja disambut positif oleh orangtua kandung AQJ, Maia Estianty dan Ahmad Dhani.
 
"Hasilnya menggembirakan, yang terbaik untuk semua pihak. Terima kasih untuk hakim, jaksa, keluarga dan masyarakat yang telah mengawal kasus ini," ujar Maia sambil sesekali menyeka air mata, ditemui usai sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Rabu (16/7/2014).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Keputusan hakim ini berbeda dengan tuntutan jaksa, yaitu hukuman satu tahun penjara dengan masa percobaan dua tahun.
 
Dalam jalannya sidang tadi, hakim menerangkan alasan pengembalian terdakwa kepada orangtua dilandasi sikap keluarga terdakwa yang bertanggung jawab dengan menyantuni keluarga korban dan menjamin biaya pendidikan anak-anak korban hingga jenjang perguruan tinggi.
 
Selain itu, usia AQJ yang masih tergolong anak-anak di mata hukum menjadi pertimbangan tersendiri. Hakim menilai putusan yang paling baik adalah mengembalikan kepada orangtua, karena jika dipidanakan akan memengaruhi kondisi psikologis terdakwa.
 
Hukuman ini dikenal juga dengan nama Restorative Justice yaitu penghukuman yang dijatuhkan oleh pengadilan adalah hukuman yang ditujukan untuk semaksimal mungkin mengembalikan keadaan korban seperti sebelum peristiwa pidana menimpa korban.
 
Untuk diketahui, AQJ alias Abdul Qodir Jaelani didakwa dengan Pasal 310 ayat (2), (3), dan (4) Undang-Undang Lalu Lintas dengan ancaman pidana maksimal enam tahun penjara dalam kecelakaan maut Tol Jagorawi KM 8+200 yang menewaskan tujuh orang pada Minggu, 9 September 2013, sekitar pukul 01.45 WIB.
 
Pada persidangan sebelumnya, AQJ dituntut satu tahun penjara dengan masa percobaan dua tahun. Tuntutan ini lebih ringan
dari dakwaan jaksa, tiga tahun penjara.
 
(ROS)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif