Rahasia Intelijen (Foto: dok. Rahasia Intelijen)
Rahasia Intelijen (Foto: dok. Rahasia Intelijen)

Rahasia Intelijen, Band Cadas DJ Winky Angkat Isu Agama dan Konflik Global

Basuki Rachmat • 14 Mei 2026 19:05
Ringkasnya gini..
  • Rahasia Intelijen merilis single “Suci Tanah Pembantaian” yang mengkritik konflik agama dan perang modern.
  • Band metal Rahasia Intelijen kembali dengan lagu penuh kritik sosial bertajuk “Suci Tanah Pembantaian”.
  • Winky Wiryawan dan Rahasia Intelijen hadirkan single baru tentang konflik, kekuasaan, dan kemanusiaan.
Jakarta: Unit metal alternatif asal Jakarta, Rahasia Intelijen, kembali meramaikan industri musik keras Tanah Air dengan rilisan teranyarnya. Melalui label HALOS Records, band ini resmi melepas single bertajuk "Suci Tanah Pembantaian", sebuah karya yang tidak hanya menonjolkan agresivitas musik, tetapi juga muatan kritik sosial yang tajam.
 
Hadir dengan aransemen yang matang dan penuh energi, lagu ini menjadi pernyataan musikal yang menyoroti konflik berkepanjangan atas wilayah yang telah dipolitisasi selama lebih dari 1.200 tahun.
 
Rahasia Intelijen kini tampil dengan formasi teranyar yang diisi oleh nama-nama besar di industri kreatif Indonesia, yakni Anindya Pramadhyana, Winky Wiryawan, Cesar Alkautsar, Topan Tofano, dan Nicko Rahmat Prabowo.
 
Kehadiran Winky Wiryawan, yang dikenal luas sebagai DJ, aktor, sekaligus musisi, memberikan warna baru dalam eksplorasi musikal band ini. Sementara itu, Anindya Pramadhyana yang juga merupakan vokalis unit nu-metal Saint Loco memperkuat karakter vokal yang intens dan agresif, menjadikan identitas Rahasia Intelijen semakin solid di skena musik keras.
Menggugat Justifikasi Atas Nama Tuhan

Rahasia Intelijen, Band Cadas DJ Winky Angkat Isu Agama dan Konflik Global
(Artwork single "Suci Tanah Pembantaian")
 
Melalui "Suci Tanah Pembantaian", Rahasia Intelijen mengangkat isu sensitif mengenai tanah yang disucikan namun terus diperebutkan oleh beberapa agama besar dunia. Di balik narasi religius tersebut, wilayah yang dimaksud justru menjadi arena pertumpahan darah akibat tumpang tindih kepentingan politik, ekonomi, dan perdagangan.
 
Vokalis Anindya Pramadhyana menjelaskan bahwa lagu ini merupakan bentuk keresahan mereka terhadap bagaimana kepentingan elit sering kali mengorbankan masyarakat sipil.
 
"Lewat lagu ini kami ingin menunjukkan bahwa konflik yang berlangsung berabad-abad bukan hanya soal perebutan wilayah, tetapi juga tentang bagaimana kepentingan elit sering kali mengorbankan masyarakat sipil. Musik adalah cara kami menyuarakan keresahan itu," ucap Anindya Pramadhyana dalam siaran pers yang diterima Medcom.id pada Kamis, 14 Mei 2026.
 
Lirik lagu ini secara berani membahas bagaimana nama Tuhan kerap dijadikan pembenaran atas kekerasan. Padahal, pihak yang paling diuntungkan dari konflik abadi ini adalah para pemegang kuasa, sementara warga sipil tetap menjadi korban yang paling menderita.
 
Meski terinspirasi dari konflik global dan perang modern yang masih berlangsung hingga hari ini, lagu ini juga merefleksikan realitas sosial yang lebih luas. Rahasia Intelijen menyoroti meningkatnya sentimen antar pemeluk agama, perang opini di ruang publik, serta derasnya arus disinformasi yang memecah masyarakat.
 
Winky Wiryawan pun menambahkan bahwa bagi mereka, musik adalah medium paling jujur untuk merefleksikan situasi sosial saat ini.
 
"'Suci Tanah Pembantaian' adalah ekspresi kami terhadap realitas yang sering diabaikan," tuturnya singkat namun mendalam.
 
Secara musikal, single ini mempertegas posisi Rahasia Intelijen dengan riff gitar yang tajam, vokal yang meledak-ledak, serta dentuman drum yang menghentak, sebuah manifesto perlawanan terhadap ketidakadilan yang dikemas dalam kemasan musik metal yang berkualitas.
 
Bagi Sobat Medcom yang penasaran dengan rilisan terbaru dari Rahasia Intelijen, single "Suci Tanah Pembantaian" dapat kalian dengarkan di berbagai platform musik digital mulai 15 Mei 2026.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ASA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA