Lagu “Juara Dua” diciptakan oleh Lafa Pratomo, Ari Lesmana, serta White Chorus yang terdiri dari Clara Friska Adinda dan Emir Agung Mahendra.
Makna Lagu "Juara Dua"
Lagu “Juara Dua” mengangkat tema tentang keberanian untuk hidup sesuai keinginan sendiri tanpa terus-menerus mengejar standar keberhasilan yang ditentukan oleh orang lain. Liriknya mengajak pendengar untuk berhenti mencari pengakuan dari pihak yang tidak menghargai diri mereka, serta menerima bahwa menjadi yang kedua atau hidup sederhana bukanlah sebuah kegagalan.
Lagu ini juga mengingatkan bahwa di tengah persaingan dan tuntutan dunia, kebahagiaan sejati sering kali ditemukan ketika seseorang kembali pada diri yang paling autentik, polos, dan penuh sukacita seperti saat masih kecil.
Lirik Lagu “Juara Dua” - Lafa Pratomo, Ari Lesmana, White Chorus
Ooh, ingat ragamu
Ingat senyummu
Mereka juga harus tahu
Kau harus berhenti
Senangkan pihak
Yang tak berpihak kepadamu
Tak perlu menang jadi yang pertama
Kalaupun jadi yang kedua lebih bahagia
Aku
Memilih
Itu saja
Ku ingin hidup segini saja
Tak perlu jadi apa dan siapa
Ku ingin hidup tumbuh dan liar
Keluar dari pola yang sama
Berdansalah dengan egomu tak apa
Kau kejar apa? Hendak ke mana?
Ujung-ujungnya kembali
Jadi bocah yang berseri-seri
Kebut-kebutan dipaksa dunia
Siapa dunia? Dia berhak apa?
Aku akan tetap jadi aku
Aku yang berhak atas hidupku
Tak perlu menang jadi yang pertama
Kalaupun jadi yang kedua lebih bahagia
Aku
Memilih
Itu saja
Ku ingin hidup segini saja
Tak perlu jadi apa dan siapa
Ku ingin hidup tumbuh dan liar
Keluar dari pola yang sama
Berdansalah dengan egomu tak apa
Kau kejar apa? Hendak ke mana?
Ujung-ujungnya kembali
Jadi bocah yang berseri-seri
Aku akan tetap jadi aku
Aku yang berhak atas hidupku
Ku ingin hidup segini saja
Tak perlu jadi apa dan siapa
Ku ingin hidup tumbuh dan liar
Keluar dari pola yang sama
Berdansalah dengan egomu tak apa
Kau kejar apa? Hendak ke mana?
Ujung-ujungnya kembali
Ku ingin hidup segini saja
Tak perlu jadi apa dan siapa
Ku ingin hidup tumbuh dan liar
Keluar dari pola yang sama
Berdansalah dengan egomu tak apa
Kau kejar apa? Hendak ke mana?
Ujung-ujungnya kembali
Jadi bocah yang berseri-seri
(Kau kejar apa? Hendak ke mana?)
Kau kejar apa?
(Kau kejar apa? Hendak ke mana?)
Hendak ke mana?