Lagu Juara Dua - Lafa Pratomo, Ari Lesmana & White Chorus (Foto: KithLabo)
Lagu Juara Dua - Lafa Pratomo, Ari Lesmana & White Chorus (Foto: KithLabo)

Lirik Lagu "Juara Dua" - Lafa Pratomo, Ari Lesmana & White Chorus tentang Hidup Secukupnya

Rafi Alvirtyantoro • 12 Oktober 2026 11:23
Ringkasnya gini..
  • Lagu "Juara Dua" merupakan karya kolaborasi antara Lafa Pratomo, Ari Lesmana, dan grup musik White Chorus yang dirilis pada 6 Oktober 2026.
  • Temanya mengajak pendengar untuk berani hidup jujur pada diri sendiri tanpa perlu terjebak dalam standar pencapaian yang diciptakan orang lain.
  • Pesan utama lagu ini mengingatkan bahwa kebahagiaan sejati kerap hadir saat seseorang kembali menjadi sosok yang polos dan autentik.
Jakarta: Lagu “Juara Dua” merupakan hasil kolaborasi antara Lafa Pratomo, Ari Lesmana, dan White Chorus yang dirilis pada 6 Oktober 2026.

Lagu “Juara Dua” diciptakan oleh Lafa Pratomo, Ari Lesmana, serta White Chorus yang terdiri dari Clara Friska Adinda dan Emir Agung Mahendra.
 

Makna Lagu "Juara Dua"


Lagu “Juara Dua” mengangkat tema tentang keberanian untuk hidup sesuai keinginan sendiri tanpa terus-menerus mengejar standar keberhasilan yang ditentukan oleh orang lain. Liriknya mengajak pendengar untuk berhenti mencari pengakuan dari pihak yang tidak menghargai diri mereka, serta menerima bahwa menjadi yang kedua atau hidup sederhana bukanlah sebuah kegagalan.

Lagu ini juga mengingatkan bahwa di tengah persaingan dan tuntutan dunia, kebahagiaan sejati sering kali ditemukan ketika seseorang kembali pada diri yang paling autentik, polos, dan penuh sukacita seperti saat masih kecil.
   

Lirik Lagu “Juara Dua” - Lafa Pratomo, Ari Lesmana, White Chorus


Ooh, ingat ragamu
Ingat senyummu
Mereka juga harus tahu

Kau harus berhenti
Senangkan pihak
Yang tak berpihak kepadamu

Tak perlu menang jadi yang pertama
Kalaupun jadi yang kedua lebih bahagia

Aku
Memilih
Itu saja 

Ku ingin hidup segini saja
Tak perlu jadi apa dan siapa
Ku ingin hidup tumbuh dan liar
Keluar dari pola yang sama

Berdansalah dengan egomu tak apa
Kau kejar apa? Hendak ke mana?
Ujung-ujungnya kembali
Jadi bocah yang berseri-seri

Kebut-kebutan dipaksa dunia
Siapa dunia? Dia berhak apa?
Aku akan tetap jadi aku
Aku yang berhak atas hidupku

Tak perlu menang jadi yang pertama
Kalaupun jadi yang kedua lebih bahagia

Aku
Memilih
Itu saja 

Ku ingin hidup segini saja
Tak perlu jadi apa dan siapa
Ku ingin hidup tumbuh dan liar
Keluar dari pola yang sama

Berdansalah dengan egomu tak apa
Kau kejar apa? Hendak ke mana?
Ujung-ujungnya kembali
Jadi bocah yang berseri-seri

Aku akan tetap jadi aku
Aku yang berhak atas hidupku

Ku ingin hidup segini saja
Tak perlu jadi apa dan siapa
Ku ingin hidup tumbuh dan liar
Keluar dari pola yang sama

Berdansalah dengan egomu tak apa
Kau kejar apa? Hendak ke mana?
Ujung-ujungnya kembali

Ku ingin hidup segini saja
Tak perlu jadi apa dan siapa
Ku ingin hidup tumbuh dan liar
Keluar dari pola yang sama


Berdansalah dengan egomu tak apa
Kau kejar apa? Hendak ke mana?
Ujung-ujungnya kembali
Jadi bocah yang berseri-seri


(Kau kejar apa? Hendak ke mana?)
Kau kejar apa? 
(Kau kejar apa? Hendak ke mana?)
Hendak ke mana?


 

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA