Kaka vokalis Slank (Foto: dok. Metro TV)
Kaka vokalis Slank (Foto: dok. Metro TV)

Bertemu Staf Ahli Kemenkeu, Slank Tanya Kapan Ekonomi Pulih

Hiburan slank
Sunnaholomi Halakrispen • 15 Mei 2021 09:00
Jakarta: Pandemi covid-19 berdampak pada kondisi ekonomi nasional. Lantaran pandemi masih terjadi, grup band Slank membahas kapan ekonomi nasional akan pulih, bersama pihak Kementerian Keuangan RI (Kemenkeu).
 
Awalnya, Slank menanyakan berapa nilai bantuan yang dikeluarkan pemerintah dalam pemulihan ekonomi nasional terkait pandemi covid-19. Hal ini pun dijabarkan oleh Staf Ahli Kementerian Keuangan Bidang Pengeluaran Negara, Kunta Wibawa Dasa Nugraha.
 
"Kalau untuk tahun 2020 sebenarnya sekitar Rp695,2 triliun. Realisasinya sekitar Rp571 triliun. Kemudian untuk tahun 2021 ini, kita ke angka hampir sama, Rp699,2 triliun. Realisasinya sampai semester 1 ini sudah lumayan, sudah Rp100 triliun lebih," ujar Kunta dalam program Vaksin Slank untuk Indonesia di Metro TV.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kira-kira kapan, Pak, ekonomi Indonesia bisa pulih kalau dilihat dari kondisi sekarang ini?" tanya bassist Slank, Ivanka.
 
Kunta memaparkan, pertumbuhan ekonomi (economic growth) yang paling rendah dalam tingkat negatifnya terjadi pada kuartal II-2020. Dengan kata lain, mengalami kontraksi hingga berada di angka -5,3 persen. 
 
"Kemudian kuartal III-nya menuju -3 persen, kuartal 4 2020 menuju -2 persen. Saat ini menuju -0,7 persen. Jadi, tren pemulihan itu kelihatan. Dan harapannya 2021 ini harusnya kita sudah positif growth," ungkapnya.
 
"Harapannya sekitar 4,5-5,5 persen ekonomi growth-nya. Itu kembali kepada posisi sebelum covid-19. Amin," tuturnya.
 
Di sisi lain, Kunta menyatakan bahwa sejak awal munculnya kasus covid-19 di Indonesia, kondisi ekonomi stagnan. Maka, konsentrasi pemerintah Indonesia ialah memberikan dukungan terhadap masyarakat terkait perlindungan sosial. 
 
"Bagaimana kita menjaga daya beli masyarakat yang miskin dan tidak mampu, maupun yang tadinya bekerja tapi sudah tidak bekerja karena pembatasan. Kita lebih fokus kepada menciptakan lapangan kerja supaya ekonomi juga bergerak kembali," jelasnya.
 
Sementara itu, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin Slank untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. 
 
Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus". Tetapi, juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.
 
"Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin Slank untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat," terang drummer Slank, Bimbim.
 
"Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," tambahnya.
 
Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.
 

 
(ASA)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif