Karya Musik
Edy Khemod (Foto: Medcom/Purba)
Jakarta: Dalam era internet dengan akses referensi begitu luas, persaingan kian sulit bagi para seniman atau kreator musik dalam membuat karya mereka lebih menonjol. Drummer grup musik Seringai Edy Khemod berpendapat bahwa para musisi baru bisa kembali ke prinsip sederhana, yaitu lagunya "enak".

"Sekarang itu untuk lo bisa menonjol, enggak perlu menampilkan referensi, genre, style, atau apa karena itu sudah banyak banget. Lo sudah bisa menyerap itu semua dengan gampang, tinggal browsing, nemu," kata Khemod kepada Medcom.id di kawasan Cipete Selatan, Jakarta Selatan, belum lama ini.

"Gue selalu perhatikan, yang menonjol itu adalah yang memang lagunya enak saja. Karena sekarang gue perhatikan banyak band (bilang) 'gue hype, style gue gini, referensi gue paling terkini', lagunya enak enggak?" lanjutnya.


Lagu enak bisa beragam bentuknya. Namun menurut Khemod, bukan berarti lagu enak itu yang bisa mudah didengar. Lagu enak bisa saja punya melodi kuat atau yang benar-benar meninggalkan kesan bagi pendengar.

"Jadi sudah enggak perlu lagi mengumbar 'referensi gue hype banget, keren, gue nomor satu'. Semua juga bisa punya referensi. Dulu kalau lo bawa sebuah referensi, rasanya kayak 'Oh gila lo denger dari mana?'. Tahun 90-an, mendengar Smashing Pumpkins itu rasanya kayak hebat banget seleranya. Sekarang lo mau denger siapa, semua juga ada," tuturnya.

Contoh lagu yang enak dengan melodi kuat, menurut Khemod, adalah lagu-lagu Dewa 19 era 90-an atau yang terbaru, singel Rangkum dari grup Polka Wars. Lagu ini juga punya video musik yang telah dirilis.

Khemod bercerita dia dan para personel Polka Wars sempat membahas lagu tersebut setelah mendapat berbagai komentar di media sosial. Salah satu adalah yang menyebut Rangkum terasa seperti lagu-lagu Dewa 19 era 90-an.

"Sebenarnya referensi mereka (Polka Wars) enggak kayak gitu, tetapi lebih hipster, Arcade Fire dan segala macam. Kenapa orang mikir jadi 90-an Dewa?" tutur Khemod.

"Lagu-lagu zaman 90-an itu melodinya kuat. Lo bisa tangkap melodinya, jadi bentuk lagunya bisa lo tangkap, bukan cuma gaya saja hipster, tapi memang melodinya adalah sesuatu yang bisa nyambung. Hal itu terjadi di lagu itu. Nah akhirnya, yang standout (menonjol) adalah yang lagunya enak saja," lanjutnya.

Khemod menjadi drummer Seringai dan ikut mendirikan grup musik cadas ini sejak 2002. Seringai telah merilis tiga album penuh dan dua singel. Album terbaru mereka akan dirilis sekitar Juni-Juli 2018.



(ELG)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360