Lagu ini tidak sekadar menjadi karya musik biasa. "Merbabu" hadir sebagai bentuk ekspresi kekaguman mendalam terhadap keindahan alam Gunung Merbabu yang dikenal dengan lanskapnya yang memikat dan suasana yang menenangkan.
Dalam proses kreatifnya, Ady menggandeng Dwi Januanto Nugroho sebagai pencipta lagu. Sosok yang juga menjabat sebagai Direktur Jenderal Gakkum Kehutanan di Kementerian Kehutanan Republik Indonesia ini menghadirkan lirik yang puitis dan sarat makna.
"Lagu ini coba membangun kedekatan emosional antara manusia dan alam. Nuansa tersebut menjadi kekuatan utama yang membuat lagu terasa hidup dan menyentuh," kata Ady.
Proses produksi lagu ini tidak berjalan singkat. Pendiri band NAFF itu mengaku harus melalui perjalanan panjang untuk menemukan bentuk aransemen yang tepat. Bahkan, lagu ini mengalami empat kali perubahan sebelum akhirnya mencapai versi final yang dianggap paling jujur secara emosional.
Setiap revisi dilakukan demi memastikan bahwa pesan dan rasa dalam lagu dapat tersampaikan dengan utuh. Pengalaman langsung Ady saat berada di gunung turut memberikan kedalaman tersendiri dalam interpretasi vokalnya.
Menariknya, setelah proses rekaman selesai, perilisan lagu ini sempat ditunda. Keputusan tersebut diambil sebagai bentuk empati terhadap situasi bencana alam yang terjadi di Aceh pada saat itu.
Ady menilai bahwa bukan waktu yang tepat untuk merilis karya yang mengangkat keindahan alam ketika sebagian wilayah Indonesia sedang mengalami musibah. Baginya, merilis lagu dalam kondisi tersebut terasa seperti menyanyikan keindahan di atas penderitaan.
Ady bersama Dwi Januanto Nugroho berencana merilis tujuh lagu yang terinspirasi dari tujuh gunung di Indonesia sebagai bentuk penghormatan terhadap kekayaan alam Nusantara.
Peluncuran lagu ini juga dilengkapi dengan video musik yang tayang di kanal YouTube resmi ADYCTIVITY, yang merupakan label milik Adyctivity Production. Video tersebut menampilkan visual asli Gunung Merbabu yang memperkuat suasana lagu.
Proses pengambilan gambar dilakukan langsung di lokasi dengan berbagai tantangan alam, seperti cuaca yang tidak menentu dan hujan yang turun hampir sepanjang hari. Kondisi tersebut justru menambah kesan autentik dalam video.
Video musik ini turut menampilkan Jodilee Warwick sebagai tokoh utama wanita, serta didukung oleh tim kreatif di balik layar, termasuk Tyo Survival.
"Semoga Lagu ini menjadi pengingat bahwa alam bukan hanya untuk dikagumi, tetapi juga dijaga dengan kesadaran dan empati," tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News