Putra bungsu Bung Karno ini tidak hanya dikenal lewat panggung pertunjukan kolosal, tetapi juga melalui kepiawaiannya merangkai lirik puitis. Salah satu karya gubahannya yang paling fenomenal dan melekat di ingatan masyarakat Indonesia adalah "Kala Cinta Menggoda", lagu pop manis yang dipopulerkan oleh penyanyi legenda Chrisye.
Pergolakan Batin dan Kejujuran Rasa dalam Diksi Puitis
Lagu “Kala Cinta Menggoda” mengisahkan tentang dilema seseorang yang tiba-tiba dilanda jatuh cinta di waktu atau situasi yang tidak tepat. Ciri khas Guruh terletak pada kemampuannya menyusun bahasa yang anggun dan santun namun tetap jujur menggambarkan getaran asmara serta pergulatan batin. Kepasrahan dan kerendahan hati dalam menyampaikan hasrat cinta membuat lagu ini terasa sangat personal dan menyentuh perasaan pendengarnya.
Kejeniusan Karya Timeless yang Terus Relevan Bagi Gen Z
Meskipun diluncurkan puluhan tahun lalu, lirik karya Guruh Soekarnoputra ini terbukti tak lekang oleh waktu. Lagu ini terus diaransemen ulang oleh berbagai grup musik modern seperti NOAH, serta kerap menjadi soundtrack pilihan yang kembali viral di media sosial seperti TikTok dan Instagram. Relevansi pesan dan keindahan melodinya menjadi bukti nyata kejeniusan sang maestro dalam melahirkan karya yang melintasi batasan generasi.
Lirik Lagu “Kala Cinta Menggoda” Chrisye
Sejak jumpa kita pertama'kulangsung jatuh cinta
Walau kutahu kau ada pemiliknya
Tapi 'ku tak dapat membohongi hati nurani
'Ku tak dapat menghindari gejolak cinta ini
Maka ijinkanlah aku mencintaimu
Atau bolehkan aku sekedar sayang padamu
Maka ijinkanlah aku mencintaimu
Atau bolehkan aku sekedar sayang padamu
Memang serba salah rasanya
Tertusuk panah cinta
Apalagi aku juga ada pemiliknya
Tapi 'ku tak mampu membohongi hati nurani
'Ku tak mampu menghindari gejolak cinta ini
Maka maafkan jikaku mencintaimu
Atau biarkan kumengharap kau sayang padaku
Maka maafkan jikaku mencintaimu
Atau biarkan kumengharap kau sayang padaku
Ah-ah-ah-ah
Tapi 'ku tak dapat membohongi hati nurani (Hati nurani)
'Ku tak mampu menghindari gejolak cinta ini
Maka ijinkanlah aku mencintaimu
Atau bolehkan aku sekedar sayang padamu
Maka maafkan jikaku mencintaimu
Atau biarkan kumengharap kau sayang padaku
Maka ijinkanlah aku mencintaimu
Atau bolehkan aku sekedar sayang padamu
Maka maafkan jikaku mencintaimu
Atau biarkan kumengharap kau sayang padaku
La, la-la-la-la
La-la-la-la, la-la-la-la
La, la-la-la-la
La-la-la-la, la-la-la-la
La, la-la-la-la
La-la-la-la, la-la-la-la
La, la-la-la-la
La-la-la-la, la-la-la-la
La, la-la-la-la
La-la-la-la
(Sumber: YouTube @Musica Studios)
(Dinda Intan Ramadhani)