Langkanya kaset tak berarti album penyanyi dalam balutan kaset sudah tak bisa ditemui lagi. Beberapa penjual kaset bekas bisa Anda temui di kawasan Jakarta. Salah satunya di lantai basement Blok M Square, Jakarta Selatan. Meski kaset yang dijual adalah bekas, para pemburu kaset tetap menyatroni tempat ini untuk memperkaya koleksi.
Lantas, dari mana para pedagang kaset itu mendapatkan benda persegi panjang yang kian langka itu?
"Kadang kita cari kaset dari pedangang-pedagang kaset yang lain atau dari rumah ke rumah. Kita sebar brosur yang isinya, menerima kaset bekas. Daripada mereka buang, mending kita bayar. Terkadang ada tukang loak yang ke sini," ungkap Andi, pemilik toko kaset Kedai Musik Shop, kepada Metrotvnews.com.
"Kolektor kaset yang sudah bosan dengan koleksinya juga menjualnya ke kita. Bahkan, ada juga beberapa orang yang menghibahkan secara cuma-cuma," lanjut Andi.
Karena kaset yang diterimanya banyak yang sudah berusia tua, seleksi yang dilakukan Andi adalah dengan memastikan bahwa sampul kaset sesuai dengan isi dalam kaset.
"Kita cek dulu kasetnya. Cover dengan isi sama atau nggak. Berjualan kaset kayak gambling juga. Namanya barang bekas. Saat ini sih paling kendalanya kaset kotor dan itu masih bisa ditanggulangi," beber Andi sembari memamerkan koleksi kaset dagangannya.
Harga kaset bekas yang dijual di kawasan Blok M Square ini bervariasi, antara Rp15 ribu hingga Rp20 ribu. Untuk kaset-kaset yang langka, harga bergantung kesepakatan penjual dan pembeli.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News