Rino menandai perjalanan karier solo musiknya lewat sebuah singel bertajuk Disparity, yang dirilis pada 14 Agustus lalu. Disparity dirilis dalam dua versi. Versi draft awal, dan versi pengembangan yang memperdengarkan unsur psikedelia, nuansa klasik, dan elektronik.
Disparity ditulis Rino di Melbourne, Australia, semasa karantina wilayah karena covid-19. Melewati masa-masa pandemi membuat Rino merefleksikan lebih dalam atas segala yang terjadi dalam hidup. Lagu ini ditulis Rino dalam waktu yang singkat, yaitu hanya dalam satu hari.
"Disparity juga tentang bagaimana kita menemukan ketenangan dan rasa bersyukur atas hal-hal yang kita miliki sebagai manusia dan juga mengingat bahwa setiap manusia akan melalui hal yang sama. Hari di mana kita merasa senang, hari di mana kita merasa buruk, dan juga tengah-tengahnya. Dan lagi, Disparity adalah sebuah ajakan untuk merayakan beragam dan dalamnya emosi yang kita miliki sebagai manusia," ujar Rino, seperti tertulis dalam keterangan pers yang diterima Medcom.id.
Rino saat ini bekerja sebagai produser musik. Dia turut menangani sejumlah band dan musisi, dari Indonesia maupun Australia. Beberapa Australia yang telah dia produseri antara lain, Max Lawrence , HUI., Emma Volard, dan HNATA. Sedangkan band Indonesia yang dia produseri yaitu Rebelsuns.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News