Sisitipsi menghadirkan aransemen ulang delapan lagu milik Marzuki seperti "Rindu Lukisan", "Juwita Malam", "Aryati", "Kopral Jono", "Selendang Sutera", "Sepasang Mata Bola", "Sabda Alam", dan "Rayuan Pulau Kelapa". Menyanyikan ulang lagu milik maestro seperti Ismail Marzuki diakui Sisitipsi memiliki beban tersendiri.
"Kami merepresent karya dari almarhum Ismail Marzuki. Bukan hal becanda dan tanggung jawabnya cukup berat. Tanggung jawabnya lebih berat dari pada membuat album kami sendiri," kata Ojan vokalis Sisitipsi.
Sisitipsi mengemas lagu-lagu Ismail Marzuki sesuai musik yang mereka usung. Mereka pun banyak mendapat dukungan dari musisi lain seperti Endah n Rhesa dan Rendi Kopay selaku produser.
"Meski proses pembuatannya cukup cepat tapi tantangannya cukup besar. Karena ini merepresent lagu-lagu Ismail Marzuki. Terus terang lebih berat dibandingkan bikin album sendiri," ucapnya.
Bang Maing yang menjadi judul album sendiri merupakan nama panggilan akran dari Ismail Marzuki. Melalui album ini pula Sisitipsi memiliki misi memperkenalkan sosok Ismail Marzuki dan lagu-lagunya kepada anak muda saat ini.
"Market kami adalah generasi muda, tanpa berpikir panjang kami langsung mendiskusikan penggarapan album ini. Ini anugerah dan kehormatan bisa membuat album tribute untuk beliau," tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News